Breaking News:

Berita Aceh Besar

Parah! Gara-gara Game Chip Domino, Suami Utang ke Mertua dan Rekayasa Perampokan, Istri Gugat Cerai

Parahnya lagi, beber Murtadha, akibat judi online tersebut, sang suami sampai berutang kepada mertuanya dengan alasan untuk bisnis.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Wakil Ketua Mahkamah Syar'iyah Jantho, Ervy Sukmarwati, SHi, MH 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Mahkamah Syar’iyah Jantho mengabulkan gugatan perceraian pasangan suami istri (pasutri) dari Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Kamis (19/11/2020).

Sidang gugatan istri terhadap suaminya di persidangan tersebut dipimpin Majelis Hakim Ervi Sukmarwati, SHi, MH yang juga Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Ervy Sukmarwati, SHi, MH melalui Humas Tgk Murtadha LC kepada Serambinews.com dalam rilisnya, Kamis (19/11/2020), mengatakan, karena terlibat perjudian online (higgs domino) suami digugat cerai oleh isteri.

Parahnya lagi, beber Murtadha, akibat judi online tersebut, sang suami sampai berutang kepada mertuanya dengan alasan untuk bisnis.

Namun kemudian, ia merekayasa dugaan perampokan dengan kekerasan dan berdalih uang tersebut telah dirampok di jalan.

Baca juga: Aduh! Gara-gara Game Chip Domino, Tiga Pasutri di Aceh Besar Bercerai, Gugatan dari Istri

Baca juga: VIDEO - Asyik dan Kecanduan Bermain Game Tiga Pasutri Bercerai Gegara Chip Domino

Baca juga: IPNU Aceh Minta Pemerintah Bentuk Tim Peucrok untuk Kawal Fatwa MPU Aceh tentang Haram Chip Domino

Untuk meyakinkan dirinya benar telah dirampok, sang suami ini sampai menusuk dirinya sendiri lalu melaporkannya ke pihak berwajib.

Tapi, setelah diinterogasi oleh pihak berwajib akhirnya ia mengaku bahwa perampokan tersebut adalah rekayasa dirinya sendiri.

Humas Mahkamah Syar’iyah Jantho, Tgk Murtadha LC melanjutkan, dalam sidang perkara gugat cerai tersebut, tergugat tidak hadir karena sudah ditahan oleh polisi karena kasus perjudian.

Akhirnya perkara diputus dengan verstek (di luar hadirnya tergugat) dalam sidang oleh majelis yang dipimpin oleh Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Ervi Sukmarwati.

Pada persidangan itu terungkap, selain berutang puluhan juta gara-gara perjudian online, akibat tidak ada uang untuk judi sang suami juga temperamental dan tak segan-segan melakukan kekerasan terhadap istrinya.

Baca juga: VIDEO Pelaku Penganiayaan di Lambaro Keluar dari Persembunyiannya dan Menyerahkan Diri ke Polisi

Baca juga: Viral! Foto KTP Ariel Tatum Trending, Kemeja Putih dan Latar Biru, Wajahnya Jadi Sorotan

Baca juga: Malaysia Mulai Terima Pasien Berobat, Hanya untuk Rumah Sakit Tertentu

Menurut istri tergugat, suaminya pernah dipenjara gara-gara kecanduan bermain judi selama empat bulan.

Imbas dari judi online tersebut, akhirnya rumah tangga itu pun berujung perceraian dan menimbulkan korban, yaitu anak laki laki usia 7 tahun yang harus hidup tanpa kasih sayang lengkap orang tuanya.

Saat ini, tergugat sudah tidak diketahui keberadaannya dan perkara tersebut disidang dengan panggilan kepada tergugat melalui siaran melalui media radio Republik Indonesia.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved