Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Pasukan Azerbaijan Masuki Distrik Pertama Separatis Armenia, Perbatasan Nagorno-Karabakh

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik yang berbatasan dengan Nagorno-Karabakh yang diserahkan kembali oleh separatis Armenia pada Jumat (20/11/2020).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Karen MINASYAN
Seorang pria berjalan setelah membakar rumanya di Desa Nor-Karmiravan, luar Agdam, Azerbaijan, Jumat (20/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, BAKU - Pasukan Azerbaijan memasuki distrik yang berbatasan dengan Nagorno-Karabakh yang diserahkan kembali oleh separatis Armenia pada Jumat (20/11/2020).

Itu menjadi bagian dari kesepakatan perdamaian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran berminggu-minggu di wilayah itu.

Pasukan Azeri memasuki Distrik Aghdam, satu dari tiga yang akan diserahkan, kata kementerian pertahanan Azerbaijan, sehari setelah barisan tentara dan tank Armenia dikeluarkan dari wilayah itu.

Armenia juga akan menyerahkan distrik Kalbajar yang terjepit antara Nagorno-Karabakh dan Armenia pada 25 November 2020 dan distrik Lachin pada 1 Desember 2020.

Penduduk Armenia di Aghdam dengan tergesa-gesa memetik buah delima dari pohon-pohon yang mengelilingi rumah mereka.

Mengangkut van bersama perabotan sebelum melarikan diri pada batas waktu resmi untuk menyerahkan provinsi pegunungan itu.

"Kami ingin membangun sauna, dapur, tapi sekarang saya harus membongkar semuanya," kata Gagik Grigoryan, seorang pekerja listrik berusia 40 tahun, kepada AFP sebelum meninggalkan rumahnya.

"Saya akan membakar rumah dengan semua yang saya miliki ketika saya pergi," katanya.

Baca juga: VIDEO - Pembebasan Shusha Akhiri Kerinduan Warga Azerbaijan, KOTA SUCI Karabakh

Beberapa jam menjelang penyerahan, penduduk distrik membakar rumah, tidak meninggalkan apa pun untuk saingan lama mereka.

Bentrokan sengit antara pasukan Azerbaijan dan separatis Armenia pecah pada akhir September 2020 di wilayah Nagorno-Karabakh.

Perang brutal itu berlangsung selama enam minggu, menyebabkan ribuan orang tewas dan membuat lebih banyak orang mengungsi.

Para mantan musuh Soviet akhirnya setuju untuk mengakhiri permusuhan minggu lalu di bawah kerangka kesepakatan yang ditengahi Rusia.

Seusai Moskow mengerahkan penjaga perdamaian ke wilayah tersebut dan mengharuskan Armenia untuk menyerahkan sebagian wilayah.

Wartawan AFP melaporkan bahwa penduduk terakhir meninggalkan daerah Aghdam kurang dari satu jam sebelum pasukan Azerbaijan mengambil alih.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Jumat (20/11/2020), Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan orang-orang Armenia yang menghancurkan properti saat mereka melarikan diri adalah musuh buas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved