Rabu, 8 April 2026

Pemerintah Kota Sabang Lakukan Penanaman Perdana Padi Gogo

Pemerintah Kota (Pemko) Sabang melalui Dinas Pertanian dan Pangan setempat melakukan penanaman perdana padi Gogo dalam rangka Perluasan Areal

Editor: bakri
Foto Humas Pemko Sabang
Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom saat menghadiri penanaman perdana padi gogo di Kota Sabang, Jumat (20/11/2020). 

SABANG - Pemerintah Kota (Pemko) Sabang melalui Dinas Pertanian dan Pangan setempat melakukan penanaman perdana padi Gogo dalam rangka Perluasan Areal Tanam Baru (PATB), sekaligus menyerahkan secara simbolis sapi bantuan Presiden, bertempat di Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya, Jumat (20/11/2020).

Kegiatan tanam padi Gogo pada lahan milik masyarakat selu­as 13 hektare (ha) itu merupakan realisasi dari PATB yang menjadi program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi beras dan kesejahteraan petani.

Wali Kota Sabang, Nazarud­din SIKom menyampaikan rasa ter­imakasihnya kepada Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sa­bang yang sudah memberi bantuan langsung untuk ketahanan pangan di Kota Sabang, dan apresiasi kepada TNI/Polri yang telah membantu un­tuk melaksanakan kegiatan penana­man padi perdana ini.

“Insyaallah padi Gogo ini bisa maju dan berkembang, yang paling penting adalah kesungguhan dari para petani kita. Saya berharap padi ini bisa tumbuh subur di Kota Sa­bang,” harapnya.

Menurut Wali Kota Sabang, saat ini di Sabang memiliki lahan yang tidak terlalu luas untuk bidang pertanian, walaupun demikian Pe­merintah terus berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Sabang pada masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, dalam kesempa­tan yang sama, Kepala Dinas Pertani­an dan Pangan Kota Sabang, Fakri SE MAP mengatakan, dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Sabang, Kementrian Pertanian memberikan mendapatkan bantuan dalam upaya realisasi dari PATB ber­dasarkan APBN .

“Karena Sabang terbatas sumber air, jadi Kita berusaha mengembang­kan padi ladang/padi gogo. Kemudian kita juga menyerahankan bantuan sapi dari presiden yang berjumlah 40 ekor untuk dibagikan kepada 2 kelompok,” ujarnya.

Lebih lanjut jelasnya, lahan sel­uas 13 hektare ini merupakan lahan masyarakat yang hasil dari penanaman padi ini akan langsung dapat dinikmati masyarakat. Dinas Pertanian dan Pan­gan Kota Sabang hanya memberikan penyuluhan dan bibit sedangkan hasilnya secara penuh untuk mas­yarakat. Pihaknya juga akan terus memantau dengan menempatkan tenaga penyuluh sebanyak 12 orang yang akan mengawasi di lapangan setiap harinya.

“Kebiasaan petani kita di Sa­bang lebih kepada petani musiman, karena itu saya berharap dengan mengundang Bapak Wali Kota Sa­bang unsur Forkopimda dalam kegia­tan ini, masyarakat akan tergugah untuk ikut berpartisipasi melakukan hal yang sama,” harapnya.

Fachri juga menjelaskan bawah kelebihan dari padi yakni terletak pada produktivitas rata-rata yang lebih dari 5 ton per hektare dan potensi hasil mencapai 8,7 ton per hektare. Selain produktivitas, padi ini juga memiliki kelebihan ketahanan terhadap hama penyakit.(hks/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved