Pemkab Didesak Berantas Judi Game Online
Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Aceh Besar, mendesak kepada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar
JANTHO - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Aceh Besar, mendesak kepada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dan DPRK untuk memberantas perjudian online, seperti game domino (higgs domino) yang kian hari merusak moral anak anak, para anak muda dan masyarakat lainnya.
Sekretaris Bidang Organisasi Pimpinan Cabang IMM Aceh Besar, Ade Firman, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Serambi, Sabtu (21/11/2020) mengatakan, Pemkab, DPRK Aceh Besar bersama MPU agar duduk bersama membahas masalah game domino yang kini sudah meresahkan, terlebih di Aceh, termasuk Aceh Besar, diberlakukan Qanun Syariat Islam.
Urgensi pelarangannya harus terus dilakukan secara masif, apalagi dalam game ini ada proses transaksi jual beli, ini judi namanya hukumnya sudah pasti haram dan dilarang agama Islam. "Kami mendukung dan bila perlu kita turun ke lapangan, dan memberantasnya langsung," ujar Ade Firman
Ditambahkan, perlu segera dilakukan penegakan syariat Islam secara totalitas. Aceh mempunyai kewenangan dalam menjalankan syariat Islam secara totalitas sesuai Undang-Undang nomor 11/2006.
Terkait game domino ini sudah termasuk dalam judi online dan penegakkan hukumnya sudah diatur dalam qanun Jinayah. "Aceh memiliki keistimewaan dan kewenangan khusus dalam menjalankan syariat Islam. Maka, game domino atau perjudian online perlu diberantas,” tegasnya.
PC IMM Aceh Besar mengharapkan agar semua stakeholder, termasuk yang di pemerintahan untuk bersatu menegakkan Qanun Syariat Islam di Aceh dan wajib memberantas perjudi online.
Anggota DPRK Aceh Besar, Hanifullah mengatakan, dalam rapat paripurna nota RAPBK 2021 di Gedung DPRK Aceh Besar, baru-baru ini, dihadapan pimpinan DPRK dan Wakil Bupati sudah sampaikan bahwa perjudian higgs domino udah meresahkan dan mengancam generasi muda.
Dikatakan Politikus PKS itu, pihaknya secara pribadi sudah menemui Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk Husaini A Wahab, untuk menyampaikan persoalan perjudian online ini harus segera dicairkan solusinya bersama muspida plus, stakeholder, ulama, Diskominfo Aceh Besar, dinas terkait lainnya. “Alhamdulillah, Waled Husaini–sapaan akrab Wabup Aceh Besar--setuju demi menyelamatkan generasi Aceh di masa mendatang,” jelasnya.
Secara terpisah, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, M Rusli mengatakan, perjudian online atau game domino itu memang marak di Aceh Besar. Perjudian ini merambah sampai kalangan petani. Namun, sulit untuk memberantasnya karena permainan dan pembelian chip domino melalui handphone.
Menurut dia, untuk memberantas perjudian online itu, hanya satu cara dengan memblokir situs perjudian online untuk menyelamatkan Aceh dari perjudian online dan perekonomian masyarakat yang keasyikan bermain chip domino.(as)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-game-online-1.jpg)