Berita Banda Aceh
Rabu Pagi Buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' Dibedah oleh Para Ahli
Pada kegiatan bedah buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' ini pun tersedia 1.000 kuota untuk bergabung.
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
Pada kegiatan bedah buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' ini pun tersedia 1.000 kuota untuk bergabung.
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' akan dibedah Rabu, 25 November 2020 ini, sekitar pukul 09.00 WIB secara virtual melalui aplikasi zoom di Pendopo Wali Kota.
Pada kegiatan bedah buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' ini pun tersedia 1.000 kuota untuk bergabung.
Bagi anda yang yang mau bergabung bisa langsung login dengan info zoom meeting: *Meeting ID: 383 702 0149, Passcode: bukuamin*, atau klik link: https://us02web.zoom.us/j/3837020149?pwd=RzlaYTJYVWJQc1J1NG10eXcrWWFZdz09.
Baca juga: Nafsu Sudah di Ubun-ubun, Politisi Ini Tega Membogem Istrinya Hanya karena Kelamaan Lepas Pakaian
Baca juga: Kabur dari Penjara, Empat Tahanan Tinggalkan Surat: Maaf Numpang Lewat Kami Rindu Keluarga
Kegiatan bedah buku itu nantinya akan menghadirkan Prof Dr Ir Samsul Rizal M Eng (Rektor Universitas Syiah Kuala), Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Wilayah Aceh, Prof Dr Nasir Azis SE MBA, dan Ketua MPU Banda Aceh Dr Damanhuri Basyir M Ag.
Lalu mantan Kepala OJK Aceh Aulia Fadly SE Ak MA CA serta Tgk Bustamam Usman SHI MA ikut memberikan testimoninya.
Sejumlah pengamat dan akademisi ekonomi dari berbagai kalangan pun sejauh ini turut mengonfirmasi dan dipastikan akan menghadiri bedah buku milik Ketum MES Aceh tersebut.
Baca juga: Turki Cegah Tentara Jerman Periksa Kapal Kargo, Diduga Kirim Senjata ke Libya
Baca juga: Anggota Parlemen Florida Meminta Remaja Pembunuh Dua Demonstran Kenosha Dipilih Jadi Anggota Kongres
Buku 'Ala Aminullah Perangi Rentenir' itu merupakan racikan strategi Aminullah dalam memerangi praktek riba di Kota Banda Aceh khususnya, dan Aceh pada umumnya. Poin-poin ini pun tertuang di dalam buku tersebut.
Buku itu pun lahir, mulai dari survei-survei yang dilakukan di lapangan terkait maraknya rentenir di Kota Banda Aceh yang menyosor kaum pelaku usaha kecil, hingga membangun sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang diberi nama Mahirah Muamalah.
Namun, sebelum beredar luas, buku itu pun akan dilakukan tahap pembedahan dengan memaksimalkan isi serta maknanya dan menumbuhkan spirit keterlibatan dalam memutuskan mata rantai rentenir di Bumi Seuramoe Mekkah, Banda Aceh 'Gemilang' khususnya.(*)
Baca juga: Polisi Miami Buru Pelaku Pengeroyokan, Penikaman Satu Korban Sampai Mati di Pantai
Baca juga: Diduga jadi Tempat Maksiat, Satpol PP dan WH akan Bongkar Paksa Warung Remang-remang di Meulaboh
Baca juga: AKSI AEROBATIK Skuadron Türk Yıldızları di Atas Bangunan Bersejarah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buku_amin_2020.jpg)