Internasional
Turki Cegah Tentara Jerman Periksa Kapal Kargo, Diduga Kirim Senjata ke Libya
Pemerintah Turki mencegah tentara Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa melakukan pemeriksaan kapal kargo.
SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Pemerintah Turki mencegah tentara Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa melakukan pemeriksaan kapal kargo.
Tentara Jerman mencurigai ada pengangkutan senjata ke Libya dan kedua negara mengonfirmasi pada Senin (23/11/2020).
Dilansir AFP, tentara Jerman dari kapal fregat Hamburg naik ke kapal barang Turki, Rosaline A pada Minggu (22/11/2020) malam,.
Tetapi harus meninggalkan pemeriksaan segera dan mundur setelah Turki memprotes misi UE, kata Kementerian Pertahanan Jerman.
Baca juga: Bos Mafia Turki Ancam Pemimpin Oposisi Kemal Kilicdaroglu, Pemerintah Tetap Diam
Fregat itu beroperasi di Mediterania sebagai bagian dari misi Irini UE, yang bertujuan menghentikan pengiriman senjata mencapai faksi yang bertikai di Libya.
"Pada saat tentara meninggalkan kapal, mereka tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman.
Sumber keamanan Turki mengatakan Rosalina-A membawa berbagai bahan seperti makanan dan cat, dan tim pencari telah melanggar hukum internasional dengan tidak menunggu izin dari Turki.
Dikatakan tentara tidak menemukan apapun, meskipun menghabiskan sepanjang malam membuka kontainer di kapal.
"Setelah pencarian yang berlangsung hingga dinihari, tentara memahami bahwa tidak ada apa-apa di kapal selain bantuan kemanusiaan, makanan seperti biskuit, dan bahan cat, dan meninggalkan kapal," kata seorang sumber.
Baca juga: Jerman Peringatkan Turki, Hentikan Provokasi di Mediterania Timur
Mengonfirmasi laporan di majalah berita Der Spiegel, juru bicara Jerman mengatakan Hamburg telah mencegat Rosaline A sekitar 200 km utara kota Benghazi Libya pada Minggu (22/11/2020) malam.
Dia mengatakan kapal perang Hamburg telah mengikuti prosedur standar dengan menunggu empat jam untuk persetujuan dari negara dan kemudian naik.
Belakangan, begitu keberatan itu sampai, mereka menarik diri.
"Semua prosedur diikuti dengan benar," kata pejabat Jerman.
Baca juga: VIDEO - Aksi Tentara Libya Tunjukkan Kemahiran Militer, Usai Pelatihan oleh Tentara Turki
Kapal kontainer seberat 16.000 ton itu meninggalkan pelabuhan Turki Gemlik dekat Bursa pekan lalu.
Terakhir terlihat di lepas pantai Athena, menuju baratdaya Libya, menurut data Refinitiv Eikon.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tentara-angkatan-laut-jerman.jpg)