Berita Bireuen

Ruang Pinere dan Ruang Rawat Paru RSUD Bireuen Penuh Pasien

Pasien yang menjalani perawatan di ruang Pinere, hasil swab-nya ada yang positif tapi lebih banyak negatif Covid-19.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Pasien di RSUD Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ruang  pelayanan kamar rawatan Penyakit Infeksi New Emerging  dan Reemerging  (Pinere)  RSUD Bireuen yang dikhususkan kepada pasien bergejala virus corona kapasitas 10 ranjang tidur semua terisi, tiga lainnya di ruang IGD Pinere.

Selain itu, ruang rawatan penyakit baru kapasitas 14 orang juga penuh.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani M Kes kepada Serambinews.com, Senin (23/11/2020) mengatakan, ruang rawat Pinere sudah terisi semua, begitu juga ruang IGD Pinere yang hanya bisa menampung tiga orang juga terisi penuh.

”Kamar perawatan pasien paru kapasitas 14 orang juga penuh,” ujarnya.

Disebutkan, sementara pasien umum lainnya juga tetap ramai terutama pasien berobat mata dan beberapa jenis penyakit lainnya, pasien bukan saja dari Bireuen dari sejumlah kabupaten/kota lainnya berobat ke RSUD Bireuen, sementara  ruang rawat Penire untuk pasien yang mengalami gejala sakit mengarah kepada dugaan virus corona.

Tiap pasien yang berobat ke RSUD dr Fauziah Bireuen tim medis melakukan pemeriksaan, pemeriksaan  diawali dengan skrining  di ruang khusus disertai rapid test.

Bila hasil rapid test reaktif maka pasien diarahkan ke ruang rawat Penire menjalani perawatan dan pelayanan medis sebagaimana mestinya, sedangkan non reaktif menjalani perawatan di ruang perawatan masing-masing.

Setelah berada dalam rawatan ruang Pinere, tim medis melakukan pengambilan swab terhadap pasien dan menunggu hasil keluar beberapa hari ke depan.

Ia menambahkan, selama ini sampel swab yang dikirim ke Banda Aceh sebagian besar dari pasien yang menjalani perawatan di ruang Penire, hasil swab ada yang positif dan lebih banyak negatif.

“Sampel swab selama ini umumnya diambil dari pasien yang menjalani perawatan di ruang Penire,” ujarnya.

Direktur RSUD Bireuen mengharapkan kepada pasien dan keluarga pasien saat berobat ke RSUD Bireuen untuk menerangkan kondisi sakit yang sebenarnya sehingga memudahkan tim medis melakukan tindakan medis.

“Dengan memberi penjelasan yang sebenarnya memudahkan penanganan medis dan perawatan,” ujar Amir Addani.(*)

Baca juga: Tragis, Anggota Polisi Berpangkat Bripka Meninggal Tergantung

Baca juga: VIDEO Viral Pengendara Mobil Sebar Uang ke Jalanan Untuk Sumbangan Masjid

Baca juga: Pemberontak Houthi Klaim Rudal Kilang Minyak Aramco di Jeddah, Saudi Belum Beri Tanggapan

Baca juga: VIRAL Janjian Ketemuan dengan Pria Kenal lewat Online, Akhirnya Ditinggal Sendirian di Cafe

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved