Siaga Bencana

Dinsos Aceh Warning Dinsos Kabupaten/Kota Siaga Potensi Bencana Pengujung Tahun 2020

“Laporan bencana itu sangat penting untuk menyesuaikan buffer stock di gudang logistik kabupaten/kota di Aceh.”

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
Dinsos Aceh/For Serambinews.com
Alhudri 

“Laporan bencana sangat penting untuk menyesuaikan buffer stock di gudang logistik kabupaten/kota di Aceh," kata Kadis Sosial Aceh, Alhudri.

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri mengimbau pihak Dinas Sosial Kabupaten/Kota se-Aceh bersama relawan Tagana siaga menghadapi potensi bencana selama musim pancaroba di pengujung 2020 ini.

Seruan itu disampaikan Alhudri didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Aceh, Sya`baniar, Selasa (24/11/2020).

“Terkait kondisi cuaca di wilayah Aceh dengan curah hujan yang tinggi dan angin kencang, kami mohon untuk tetap siaga dan waspada bersama tim Tagana dan tetap berkoordinasi dengan instansi teknis lainnya di wilayah masing-masing,” kata Alhudri.

Alhudri juga meminta kepada pihak Dinsos Kabupaten/Kota bersama tim Tagana untuk selalu melaporkan kondisi terkini ke Dinas Sosial Aceh.

“Selain siaga menghadapi potensi bencana alam, juga jangan lupa menjaga kondisi kesehatan dengan menerapkan protokol Covid-19 sebagai bencana non-alam,” tandasnya.

Baca juga: FOTO - Melihat Orang-orang Bermata Biru Dari Minangkabau

Baca juga: Sopir Ambulans Meninggal Setelah Antar Pasien Covid-19, Sempat Heboh di Media Sosial

Alhudri menyebutkan, sesuai arahan Gubernur Aceh, Dinas Sosial Aceh selalu menunggu laporan dari daerah-daerah terkait kondisi terkini tentang potensi bencana atau bencana yang sedang melanda.

Menurut Alhudri, laporan bencana itu sangat penting untuk diterima pihaknya terutama untuk menyesuaikan dengan bantuan buffer stock dan bantuan logistik terhadap masyarakat korban bencana, selain itu untuk memastikan ketersedian buffer stock dan bantuan logistik di gudang-gudang logistik di tiap-tiap kabupaten/kota di Aceh.

“Selain untuk mengetahui tingkat keparahan bencana, laporan ini juga perlu untuk kami mengetahui apakah perlu dikirimkan bantuan tambahan dari provinsi atau cukup dengan bantuan yang sudah kami pasok di setiap gudang di seluruh kabupaten/kota di Aceh,” kata Alhudri.

Baca juga: Nagan Raya akan Tutup Posko Covid-19 di Perbatasan

Dijelaskan Alhudri, beberapa waktu lalu Dinas Sosial Aceh telah memasok bantuan berupa buffer stok dan logistik ke hampir seluruh gudang logistik di Aceh sesuai dengan laporan stok barang dari gudang-gudang tersebut.

Bantuan tersebut dipasok untuk kesiapsiagaan saat bencana datang tiba-tiba, sehingga pemerintah di daerah setempat bisa langsung menyalurkan untuk masyarakat yang terimbas.

Baca juga: Polemik Hasil MTQ dan Introspeksi Cara Kritik Kita

“Kita tidak tahu bencana datang. Namun tugas kita Dinas Sosial Aceh adalah memastikan agar stok logistik tersedia cukup di setiap gudang logistik di Aceh. Saya meminta Dinsos Kabupaten/Kota bersama Tagana siaga dan selalu mengirimkan laporan ke kami,” pungkas Alhudri. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved