H Anwar Sanusi, Keuchik Teladan Nasional yang Kini Memimpin Banleg
Nama Keuchik Wan sampai sekarang masih melekat pada pria kelahiran 29 Mei 1972 di Geulumpang Sulut Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara
Nama Keuchik Wan sampai sekarang masih melekat pada pria kelahiran 29 Mei 1972 di Geulumpang Sulut Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Kini, ia kembali didapuk sebagai Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRK Aceh Utara. Karena, H Anwar Sanusi SPdI MSM ketika masih menjabat sebagai keuchik pernah mengharumkan nama Aceh sampai tingkat nasional.
Tahun 2008, Anwar terpilih menjadi satu dari lima keuchik teladan tingkat nasional setelah terpilih jadi keuchik teladan mulai kecamatan, kabupaten, dan Provinsi Aceh. Bahkan, saat itu, Anwar bukan hanya mewakili Aceh, tapi Sumatera. Dari lima keuchik teladan tersebut, empat diantaranya dari luar Pulau Sumatera.
Mereka berasal dari Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua dan Yogyakarta. “Kriteria penilaian antara lain tertib administrasi, pemerintahan, kebersihan, partisipasi masyarakat, dan kekompakan,” ujar suami Hj Muslamah.
Padahal, sebelum dipilih menjadi keuchik, Anwar adalah seorang pengusaha ayam ternama di Aceh. Ia menjadi satu-satunya pemasok ayam ke Kentucky Banda Aceh dan Lhokseumawe dari tahun 1998-2005. Namun, dua tahun sebelum berhenti sebagai pengusaha, Anwar Sanusi sudah diminta masyarakat menjadi keuchik. “Saat itu tak ada orang yang bersedia menjadi keuchik, karena konflik,” ungkap ayah empat anak itu.
Setelah berakhir masa jabatan keuchik, Anwar Sanusi menjadi satu dari 33 anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Aceh (PA) periode 2009-2014. Dalam periode tersebut, Anwar Sanusi didapuk sebagai ketua Banleg, juga Wakil Ketua Komisi B. Sedangkan periode 2014-2019, Anwar mendapat kesempatan lagi setelah PAW tahun 2017.
Anwar Sanusi terbiasa kritis dalam setiap forum. Sejak kuliah di UIN Ar-Raniry tahun 1990, ia terlibat dalam banyak pergerakan mahasiswa. Salah satu organisasi yang diikutinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sampai Intermediate Training (LK-II) di Palembang. Meski sudah menyandang sarjana (S1) di Fakultas Dakwah, tapi Anwar tetap menimba ilmu. Setelah pulang dari Banda Aceh, dia kembali kuliah di Fakultas Tarbiyah STAIN Lhokseumawe untuk S1.
Tahun 2013, Anwar melanjutkan kuliah ke Program Magister di Unimal. “Target saya untuk ke depan sebagai Ketua Banleg, qanun pendidikan berkarakter yang sudah kami sahkan harus dapat diterapkan di Aceh Utara,” pungkasnya.(jaf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-badan-legislasi-banleg-dprk-aceh-utara-karena-h-anwar-sanusi-spdi-msm.jpg)