Update Corona di Aceh Barat Daya
Kasus Positif Covid-19 Abdya tak Bertambah 15 Hari Terakhir, Dua Pasien Masih Dirawat dan Isolasi
Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sepertinya semakin bisa ditekan....
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sepertinya semakin bisa ditekan.
Kabupaten Abdya, juga masih bertahan status zona kuning atau zona risiko rendah penyebaran Virus Corona.
Jumlah warga terkonfirmasi positif Covi-19 hasil pendataan sejak Maret lalu berjumlah 90 orang.
Dari jumlah itu, hanya satu pasien masih dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dan satu lagi menjalani isolasi di rumah sejak dua hari lalu, setelah dirawat Rumah Sakit Umum Teugku Peukan (RSUTP) Abdya.
Sedangkan 15 hari terakhir atau sejak 10 November, hingga Selasa (24/11/2020) sore, tidak ditemukan lagi penambahan kasus baru terkonfirmasi Positif Covid-19.
Juga tidak ditemukan lagi pasien Probable, sebelumnya disebut PDP (Pasien Dalam Perawatan) dan Suspeck, sebelumnya dinanamakan ODP (Orang Dalam Pemantauan).
Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambinews.com, Selasa sore menjelaskan, dari 90 kasus terkonfirmasi Positif Covid-19, hanya dua pasien yang masih dirawat dan isolasi di rumah.
Satu pasien positif Corona bernisial A (43), laki-laki warga Kecamatan Blangpidie, sudah menjalani isolasi di rumah sejak dua hari lalu, setelah dirawat di RSUTP Abdya.
Baca juga: Syarat Terlalu Berat, Lelang Jabatan Eselon II di Subulussalam Nihil Pelamar
Baca juga: Gantikan Idham Azis, 14 Perwira Polri Berpeluang jadi Kapolri, Ada Mantan Ajudan Jokowi
Sedangkan satu pasien Positif Covid-19 lainnya, yaitu I (57) perempuan warga Kecamatan Blangpidie, masih dirawat di RSUZA Banda Aceh karena dilaporkan masih ada gejala.
“Pasien ini menjalani rawatan di RSUZA selama 15 hari terakhir,” katanya. Sedangkan, 81 pasien Positif Covi-19 dinyatakan sembuh setelah dirawat dirwat di RSUZA Banda Aceh dan RSUTP Abdya.
Sedangkan 7 pasien Positif Covid-19 Abdya, meninggal dunia, masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 1 warga Kecamatan Jeumpa dan 1 warga Kecamatan Lembah Sabil.
Berdasarkan update data terakhir Covid-19 yang dirilis Dinkes Abdya, Selasa sore, dirincikan 90 kasus Positif Covid-19 merupakan hasil pendataan sejak Maret lalu, tersebar di sembilan kecamatan, sejak Babahrot sampai Lambah Sabil.
Jumlah kasus terbanyak di Kecamatan Blangpidie 46 orang, sebanyak 42 diantaranya sembuh setelah dirawat, 2 masih dirawat, dan 2 meninggal dunia.
Disusul, Kecamatan Susoh 15 orang, namun seluruhnya dinyatakan sembuh.
Kecamatan Kuala Batee 9 orang, juga sembuh seluruhnya.
Kecamatan Babahrot 6 orang, 3 orang sembuh dan 3 orang meninggal dunia.
Kecamatan Manggeng 5 orang, seluruhnya sembuh.
Kecamatan Lembah Sabil 3 orang, 2 orang sembuh dan 1 orang meninggal.
Kecamatan Setia 2 orang, sembuh seluruhnya.
Kecamatan Tangan-Tangan 1 orang, namun sudah sembuh.
Kecamatan Jeumpa 2 orang, 1 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia.
Kemudian dari luar daerah bekerja di Abdya 1 orang, dan sudah sembuh setelah isolasi.
Probable Dirawat dan Suspeck Isolasi Nihil
Kepala Dinkes Abdya, Safliati lebih lanjut menjelaskan, pasien Probable, sebelumnya disebut PDP (Pasien Dalam Perawatan) hasil pendataan sejak Maret lalu hingga Selasa sore, juga tidak bertambah atau masih 46 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 orang dinyatakan sembuh setelah dirawat/isolasi di RSUTP Abdya dan RSUZA Banda Aceh.
Sedangkan 3 probale lainnya meninggal dunia, masing-masing berinisial A (45), warga Kecamatan Blangpidie, meninggal dunia di RS Jiwa Banda Aceh, 13 Oktober lalu.
Dua pasien probable lain meninggal dunia sebelumnya, bernisial H (64) asal Jakarta Selatan, meninggal di Ruang Pinere RSUTP Abdya, 21 September lalu.
Dan, pasien A (55), perempuan warga salah satu desa Kecamatan Susoh, meninggal dunia dalam perawatan RSUTP Abdya, 1 September lalu.
Akan halnya warga status ODP (Orang Dalam Pemantauan) hingga Selasa sore, juga tidak bertambah atau masih terdata 185 orang.
Dari total suspeck 185 orang, seluruhnya selesai menjalani isolasi di rumah, hasilnya tanpa gejala.
Mekipun tingkat penyebaran mulai bisa ditekan, Kepala Dinkes Abdya Safliati tetap mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran diri menerapkan protkes.
Peraturan Bupati (Perbup) Abdya tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protkes, yang sudah diterapkan selama beberapa bulan terakhir diminta agar benar-benar dilaksanakan semua pihak.(*)
Baca juga: Kamis Lusa, Pangdam IM Mayjen TNI Achmad Marzuki Tiba di Aceh, Ini Perjalanan Karir Militernya
Baca juga: Kemenag Aceh Besar Teken MoA dengan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry, Ini yang Akan Dilakukan
Baca juga: Sopir Ambulans Meninggal Setelah Antar Pasien Covid-19, Sempat Heboh di Media Sosial