Video
VIDEO - Kisah Ayah dan Anak Terlibat Pertempuran Bebaskan Desa dari Pendudukan Armenia
Bersama putranya, mereka menjadi orang Azerbaijan pertama yang menginjakkan kaki di desa Sefiyan di Lachin.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Mursal Ismail
Bersama putranya, mereka menjadi orang Azerbaijan pertama yang menginjakkan kaki di desa Sefiyan di Lachin.
SERAMBINEWS.COM, LACHIN - Purnawirawan tentara Azerbaijan, Mayor Chingiz Gehremanov dan putranya bergabung dengan pasukan negaranya dalam operasi melawan pasukan pendudukan Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh.
Pernah terlibat pertempuran melawan pasukan Armenia pada 1990-an, Gehremanov ikut mempertahankan desa-desa di Lachin, walau akhirnya harus meninggalkannya 27 tahun yang lalu.
Bersama putranya, mereka menjadi orang Azerbaijan pertama yang menginjakkan kaki di desa Sefiyan di Lachin.
Bercerita kepada Anadolu Agency bahwa mereka pernah mengalami gempuran howitzer dan tank yang mereka naiki terkena ranjau darat saat dari Fuzuli menuju Lachin.
Putranya, Reshat mengatakan dia bangga telah bertempur bersama ayahnya dan tentara Azerbaijan untuk membebaskan tanah air mereka dari pendudukan Armenia.
"Kami mengalami masa-masa sulit. Ada saat ketika howitzer menghujani kami selama dua jam. Namun, saya dapat bertahan karena berada di sisi ayah," katanya.
"Saya dibesarkan dengan cita-cita kembali ke tanah ini. Tak bisa diungkapkan bagaimana rasanya mengunjungi makam kakek saya setelah sekian tahun. Saya bersyukur ini menjadi kenyataan," tambahnya.
Chingiz mengatakan dia menepati janjinya untuk mengembalikan desa dimana dia menghabiskan masa kecilnya.
“Inilah yang paling membahagiakan, karena akhirnya kami bisa masuk ke desa Sefiyan tempat saya menghabiskan masa kecil” ujar sang ayah.
“Kami mengunjungi rumah tempat saya dibesarkan, kami menginap di sana semalam. Kami juga mengunjungi makam ayah saya pada pagi harinya,” ucapnya.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Baca juga: Warga Azerbaijan Korban Perang 1990-an Ingin Kembali Pulang, Jika Rumah Masih Ada
Baca juga: Pasukan Azerbaijan Masuki Distrik Pertama Separatis Armenia, Perbatasan Nagorno-Karabakh