Breaking News

Pria Ini Akui Plong setelah Bunuh Bosnya dan Tidak Menyesal, Tersenyum saat Diperiksa Polisi

Pelaku pembunuhan bos nugget kelontongan di Tangerang tampak tidak menunjukkan raut wajah penyesalan.

Editor: Faisal Zamzami
TribunJakarta/Ega Alfreda
N (23) saat digiring unit reskrim Polsek Jatiuwung menuju RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diperiksa kejiwaannya, Selasa (24/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM -- Pelaku pembunuhan bos nugget kelontongan di Tangerang tampak tidak menunjukkan raut wajah penyesalan.

Ia tampak cengengesan saat diperiksa oleh polisi. 

Bahkan saat ditanya kenapa cengar-cengir, ia malah menjawab kalau senyum itu adalah ibadah.

Tanpa raut penyesalan, pemuda itu malah mengaku plong dan sudah tidak ada beban lagi.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com Rabu (25/11/2020), pelaku pembunuhan Kit Fo (42) di Jatiuwung, Kota Tangerang cengengesan saat kasusnya diungkap Polsek Jatiuwung pada Senin (23/11/2020).

Adalah NJ (23) yang terpantau cengar-cengir di balik topeng hitamnya di Mapolsek Jatiuwung saat kasusnya diungkap polisi di hadapan awak media.

Dari tatapannya seolah ia memandang enteng polisi yang menangkapnya dan bersikap santai dengan tangan terborgol.

"Senyum itu ibadah bang," celetuk NJ saat digiring polisi.

Terlihat NJ sambil tersenyum dari gerakan matanya saat mengucapkan kalimat di atas.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, NJ disangkakan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dan terancam hukuman 20 tahun penjara.

Karena perilakunya yang seolah tak ada rasa penyesalan, polisi NJ pun diperiksa kejiwaannya ke RS Polri, Jakarta Timur.

Dari pantauan di Mapolsek Jatiuwung, N yang sedang diperiksa penyidik menanggapi pertanyaan secara santai dan tanpa rasa bersalah.

Malah ia merasa plong sudah menghabisi Kit Fo secara brutal menggunakam palu besi yang diarahkan sembilan kali ke kepala korbannya.

"Nyesal mah ada, tapi merasa plong saja sudah kayak gini. Kayak sudah enggak ada beban lagi aja," ucap N di Mapolsek Jatiuwung, Selasa (24/11/2020).

Ia pun beberapa kali tertawa dan bercanda dengan penyidik saat dilontarkan pertanyaan.

Baca juga: Seorang Siswa SMA Tewas Dibunuh, 10 Orang Jadi Tersangka, Pasutri Pelaku Utama Hingga Motif Mereka

Baca juga: Pembunuhan Ibu 2 Anak Ternyata karena Dendam dan Cinta Pelaku Terhadap Korban tak Kesampaian

Berangkat dari kasus tersebut, Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring mengatakan langsung membawa N ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Di sana, N akan diperiksa kejiwaannya.

"Kami berkoordinasi dengan RS Polri, kemudian kami membawa tersangka ke RS Polri untuk pemeriksaan kejiwaan sekaligus untuk memenuhi penyidik dalam pemberkasan," kata Aditya.

Ia menjelaskan, N ini seolah tidak merasa bersalah sedikitpun setelah membunuh mantan bosnya sendiri menggunakan palu besi.

Tidak merasa bersalah, tidak ada penyesalan, dan merasa sangat puas aku N saat diperiksa polisi beberapa hari ini.

"Setelah pada saat pemeriksaan, kami ketahui pelaku ini tidak ada rasa bersalah, penyesalan setelah melakukan perbuatannya merasa puas. Penyidik ingin memastikan kejiwaannya," ungkap Aditya.

Pasalnya, hasil kejiwaan tersangka tersangka akan keluar 14 hari setelah pemeriksaan.

Baca juga: Pria Prancis Dihukum 25 Tahun Penjara, Terbukti Membunuh dan Membakar Istrinya Sendiri

Baca juga: Siswa SMA Dirampok dan Dibunuh Rekannya, Mayat Korban Dikubur di Kebun Karet

Kronologi

Kit Fo sendiri ditemukan tidak bernyawa di tengah jalan Kampung Bayur, RT 03/04, Kota Tangerang pada Kamis (19/11/2020) malam.

Korban diketahui adalah bos nugget kelontongan di Tangerang.

"Jadi, hubungan korban dengan pelaku ini kenal dekat. Pelaku ikut atau bekerja dengan korban sudah 13 tahun atau sejak 2007," kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, Senin (23/11/2020) petang.

Berdasarkan pengakuan NJ, pada awal tahun 2017, korban pernah meninjam motor tersangka keperluan pekerjaan.

Namun, hingga detik ini belum dikembalikan oleh korban.

Kit Fo berdalih motor yang dipinjamnya kepada pelaku telah hilang dan enggan menggantinya kembali.

"Karena itu, ditagih berkali-kali korban tidak mau ganti. Pelaku kesal, hingga akhirnya merencanakan ini," sambung Aditya.

Akhirnya, pelaku mencari tempat sepi, hingga mengecek langsung tempat yang akan digunakannya mengeksekusi korban.

Pelaku pun memilih Jalan Raya Bayur di RT 03/04 yang dinilainya sepi dan jauh dari keramaian ataupun penerangan.

Hingga akhirnya, pada Kamis malam pekan lalu, pelaku merencanakan pembunuhan terhadap korban dengan dalih minta diantar ke rumah saudara yang berada di Rawa Berem, Periuk, Kota Tangerang.

Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku yang digonceng korban, langsung mengeluarkan palu dan menikam kepala korban sebanyak sembilan kali.

"Hingga korban tersungkur, lalu pelaku kabur membawa sepeda motor korban terlebih dulu ke arah Sepatan, Kabupaten Tangerang untuk membuang palu yaang dipakai untuk membunuh," kata Aditya.

NJ diamankan di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang beberapa jam setelah jenazah Kit Fo (42) ditemukan saksi di Jalan Kampung Bayur, Periuk Jaya Periuk Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020) tengah malam.

"Tersangka diamankan di tengah jalan kawasan Pasir Kemis Kabupaten Tangerang beberapa jam setelah adanya laporan penemuan jenazah korban," tutur Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, Senin (23/11/2020)

Jasad korban bersimbah darah karena disebabkan luka pada kepala bagian belakang namun, barang milik korban tidak ada yamg hilang sama sekali.

Saat ditemukan korban masih membawa tas berwarna coklat.

Saat itu, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.

(TribunnewsBogor.com/TribunJakarta.com)

Baca juga: Mayat Nisa Ditemukan Setelah 3 Hari Tewas Gantung Diri, Tinggal Seorang Diri di Rumahnya

Baca juga: Dulu Heboh Nenek Ini Menikahi Pemuda 26 Tahun, Sekarang Sudah Operasi Plastik Biar Lebih Cantik

Baca juga: Siswi SMP Dirudapaksa 10 Pria Selama Setahun, 2 Tokoh Masyarakat dan Kakek 70 Tahun Terlibat

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Akui Plong Setelah Bunuh Bosnya, Pemuda Ini Cengegesan Saat Diperiksa: Senyum Itu Ibadah Bang, 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved