Diego Maradona Meninggal
Maradona Meninggal Karena Serangan Jantung, Begini Komentar Pele
Diego Maradona meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM - Kepergian Diego Maradona mengundang rasa sedih dari legenda sepak bola asal Brasil, Pele.
Pele memberikan penghormatan yang mengharukan kepada teman baiknya, Diego Maradona.
Pele dan Diego Maradona memiliki catatan unik ketika keduanya masih aktif sebagai pemain sepak bola.
Baik Pele maupun Maradona, keduanya saling bertarung dalam status pemain terbaik di dunia meski mereka bermain dalam era yang berbeda.
Maradona meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat.
Pele dan Maradona adalah dua sosok yang dianggap sebagai pemain sepak bola terhebat dalam sejarah dunia.
Keduanya berasal dari latar belakang yang sama rendahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Maradona Meninggal Dunia, Alami Serangan Jantung di Rumah
"Saya kehilangan seorang teman baik dan dunia kehilangan seorang legenda," tulis Pele di Twitter-nya.
"Masih banyak yang bisa dikatakan, tapi untuk saat ini, semoga Tuhan memberi kekuatan kepada anggota keluarganya,” sambungnya.
Dalam ciutannya, Pele berharap ia dan mendiang Maradona akan bermain sepak bola bersama di surga.
“Suatu hari, saya berharap, kita akan bermain sepak bola bersama di surga," ungkapnya.
Maradona, pada usianya 25 tahun adalah kunci kemenangan Piala Dunia Argentina pada tahun 1986.
Sementara itu, Pele muncul di kancah Piala Dunia tahun 1958 diusia 17 tahun, membantu membawa negara asalnya Brasil mengangkat piala.
Pele kemudian membintangi dua tim gelar Piala Dunia lainnya, pada tahun 1962 dan 1970, selain karir terobosannya dengan klub Brasil Santos dan New York Cosmos.
Pada tahun 2000, Pele dan Maradona dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Abad Ini oleh FIFA.
Baca juga: Maradona Tinggalkan Rumah Sakit Usai Jalani Operasi Otak
Legenda Brasil itu termasuk di antara sejumlah nama terkenal yang memberikan penghormatan kepada Maradona di media sosial setelah berita kematiannya.
Presiden Argentina, Alberto Fernandez telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah kepergian Maradona.
Sementara presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan keheningan satu menit akan dilakukan menjelang semua pertandingan Eropa dalam minggu ini.
Sosok Diego Maradona
Diego Maradona merupakan salah satu pemain sepak bola terbesar yang dilahirkan oleh Argentina.
Maradona yang lahir di Lanus, Buenos Aires, memulai karier sepak bolanya bersama Argentinos Juniors pada 1976.
Kemudian pada 1981, pemain kidal itu bergabung dengan salah satu klub top Negeri Tango, Boca Juniors.
Laporan Kompas.com meyebutkan, Maradona memulai petualangannya di Eropa ketika direkrut Barcelona pada 1982.
Baca juga: Legenda Argentina Maradona Jalani Operasi Otak, Ada Apa?
Di mana ia bermain selama dua musim di klub yang bermarkas di Stadion Camp Nou tersebut.
Namun, karier Maradona tak berjalan mulus di Spanyol. Ia kemudian hijrah ke Italia untuk membela Napoli pada 1984.
Di klub inilah Maradona meraih kesuksesan besar. Napoli dibawanya meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk dua scudetto Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Piala UEFA (sekarang Liga Europa).
Tujuh musim berseragam Napoli, Diego Maradona sukses mencetak 115 gol dari 259 penampilan di semua kompetisi.
Keberhasilan Maradona mengangkat pamor Napoli di Italia dan Eropa membuatnya dipuja publik San Paolo.
Nama Diego Maradona pun layaknya dewa bagi klub berjulukan I Partenopei tersebut.
Selepas dari Napoli, Maradona sempat semusim kembali ke Spanyol dengan memperkuat Sevilla.
Ia lalu pulang ke Argentina dengan Newell's Old Boys sebagai tujuannya, lalu gantung sepatu pada 1997 bersama Boca Juniors.
Baca juga: Pemulihan dari Kecanduan Alkohol, Dokter Bius Legenda Argentina Diego Maradona
Di level internasional, pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona itu merupakan pahlawan Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986 yang digelar di Meksiko.
Meski tidak mencetak gol pada partai final ketika Argentina mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-2, Maradona tampil impresif sepanjang turnamen dengan mencetak lima gol.
Salah satu momen ikonik Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 adalah ketika mencetak gol "Tangan Tuhan" ke gawang Inggris pada perempat final yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Argentina.
Setelah gol yang menuai protes dari pemain Inggris tersebut, Maradona kemudian menyihir penonton yang hadir di Stadion Azteca
ketika ia menari-nari sendirian melewati adangan empat pemain lawan sebelum menaklukkan Peter Shilton untuk kali kedua.
Sepanjang kariernya bersama timnas Argentina, Diego Maradona mencetak 34 gol dari 91 penampilan. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca juga: Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar Bertemu di LP Sukamiskin, Bahas Calon Wagub Aceh?
Baca juga: Pria Bunuh Laki-laki yang Hamili Istrinya: Pelaku Ngaku dapat Izin dari Keluarga Korban
Baca juga: Mantan Wagub Muhammad Nazar Kunjungi Mantan Gubernur Aceh Irwandi di LP Sukamiskin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diego-maradona-dan-pele.jpg)