Breaking News:

Uang Celengan Pembangunan Masjid Tak Boleh Bayar Honor

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Dayah Raudhatul Ma'arif Al-Aziziyah, Gampong Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu

Tgk. H. Muhammad Amin Daud (Ayah Cot Trueng). 

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Dayah Raudhatul Ma'arif Al-Aziziyah, Gampong Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Tgk H Muhammad Amin Daud, mengungkapkan, sumbangan atau uang yang ada dalam celengan untuk pembangunan masjid tidak boleh digunakan untuk kemaslahatan atau keperluan lain seperti membayar honor muazzin, khatib, dan pengajian.

Kecuali, menurut Tgk Muhammad Amin Daud yang akrab Ayah Cot Trueng, pada celengan masjid tersebut tertulis untuk kemaslahatan, itu baru boleh uang atau sumbangan yang ada di dalamnya digunakan untuk membayar honor dan kegiatan keagamaan lain di masjid tersebut. Untuk itu, sambungnya, celengan di masjid harus dibuat terpisah antara untuk kemaslahatan, untuk pembangunan, atau keperluan lain. Sehingga sumbangan yang ada dalam celengan tersebut tidak salah penggunaannya.

Sebaliknya, tambah Ayah Cot Trueng, sumbangan atau uang yang ada dalam dalam celengan yang bertuliskan untuk kemaslahatan, boleh digunakan untuk pembangunan masjid. "Penggunaan sumbangan yang ada dalam celengan kemaslahatan juga tidak boleh melebihi kebiasaan. Misalnya, kita mengundang penceramah ke masjid kebiasaan memberikan sumbangan Rp 500 ribu. Tapi, kemudian kita mengundang penceramah dari Jakarta sehingga dana yang dihabiskan untuk hal tersebut tidak sesuai dengan kebiasaan, maka itu tidak boleh," tegas Ayah Cot Trueng. (naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved