Selasa, 28 April 2026

Internasional

Arab Saudi Mulai Melunak ke Israel, Putra Mahkota Ingin Tarik Simpati Joe Biden

Kerajaan Arab Saudi dilaporkan mulai bersikap lunak ke Israel khususnya seusai Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi dilaporkan mulai bersikap lunak ke Israel khususnya seusai Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS.

Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, mulai merubah pendiriannya terhadap Israel dalam beberapa tahun terakhir ini.

Tetapi mengisyaratkan belum siap untuk secara resmi menormalisasi hubungan.

Dilansir Reuters, menurut para analis akan menjadi langkah sulit bagi Raja Salman dengan tidak adanya perdamaian Israel-Palestina.

"Pertemuan dengan Netanyahu untuk menyoroti bahwa MbS (Mohammed bin Salman) lebih bersedia daripada ayahnya," kata Neil Quilliam, Associate Fellow di think tank Chatham House, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: PM Israel Terbang ke Arab Saudi, Gelar Pembicaraan Rahasia Dengan Putra Mahkota

"Untuk mengambil langkah-langkah menuju normalisasi dengan Israel, bahkan tanpa terlebih dahulu mencapai solusi dua negara," tambahnya. 

Meskipun demikian, normalisasi diperkirakan tidak akan terjadi selama Raja Salman masih hidup, kata seorang sumber Saudi yang memiliki hubungan baik dan seorang diplomat asing di Riyadh.

"Normalisasi ... adalah cara untuk mengalihkan fokus Biden dari masalah lain, terutama hak asasi manusia Saudi," kata diplomat itu.

Sumber Saudi dan diplomat itu mengatakan Raja Salman tidak mengetahui tentang kunjungan Netanyahu.

Baca juga: Arab Saudi Nilai Serangan Rudal Houthi ke Kilang Minyak Aramco Sebagai Tindakan Pengecut

Meskipun raja memimpin KTT para pemimpin G20 akhir pekan lalu, rumor kesehatannya yang menurun telah beredar sejak dirawat di rumah sakit pada musim panas ini.

Sebuah video bocor selama KTT G20 yang menunjukkan MbS mengoreksi ingatan raja yang bingung, kebocoran yang menurut sumber disengaja.

Kantor media pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar.(*)

Baca juga: Pertemuan Rahasia Israel-Saudi Mengirimkan Pesan Kuat ke Joe Biden Tentang Ancaman Iran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved