HRD Kirim Pelaku Usaha Aceh Ikuti Workshop di Bandung
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (GERBANG TANI) Provinsi Aceh, Faisal Ridha SAg MM menyampaikan terimakasih..
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (GERBANG TANI) Provinsi Aceh, Faisal Ridha SAg MM menyampaikan terimakasih kepada H Ruslan M Daud SE (HRD) Anggota DPR RI Dapil Aceh 2 atas upayanya meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat pelaku usaha kecil dan menengah Aceh.
Faisal Ridha menyebutkan bahwa pemberangkatan pelaku usaha ke Lembang Bandung Jawa Barat merupakan hasil ikhtiar HRD,
“Beliau yang meminta kepada Kemnaker agar Workshop kewirausahaan dapat memprioritaskan untuk pelaku usaha dari Aceh.”
"HRD mengusulkan 30 orang untuk mendapatkan modal usaha dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas, dan Alhamdulillah semuanya dikabulkan pada Tahun Anggaran 2020, namun pelatihan dilakukan secara bertahap," kata Ketua Gerbang Tani Aceh itu.
Delegasi yang kemudian disebut dengan Duta HRD ini masing-masing terdiri dari 3 (tiga) orang Peternak Kambing dari Kecamatan Jangka, Peusangan dan Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, 1 (satu) Teknisi IT dari Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar dan 1 (satu) Pelaku Usaha Pengolahan Hasil Pertanian dari Kecamatan Bandar Raya Kota Banda Aceh.
'HRD meminta kepada kami, Gerbang Tani Aceh agar melakukan pembinaan yang serius terhadap semua inkubasi bisnis yang telah mendapatkan pelatihan ini selama seminggu," lanjut Faisal.
Baca juga: Anggota DPRA Usul Peningkatan Dana Insentif Guru dan Pimpinan Dayah
Baca juga: Hati Ibu Hancur Baca Pesan Putrinya: Ma, Perawanku Sudah Diambil Bapak Tiri Sejak Kelas 4 SD
Baca juga: Pemkab Bireuen dan Umuslim Jalin Kerjasama Pengembangan SDM
Faisal menambahkan, hal ini dilakukan agar "Workshop kewirausahaan Jaring Pengaman Sosial tahap IV" yang dilaksanakan Kemnaker RI dari 24 hingga 28 Desember 2020 di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK & PKK) Lembang Bandung Barat Jabar bisa berdampak positif terhadap pengembangan usaha jangka Panjang.
Lebih lanjut Faisal menerangkan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu bagian dari implementasi program hilirisasi sektor pertanian, perikanan dan sumber daya pesisir.
"Kegiatan ini dikuti 183 peserta dari 22 Provinsi di Indonesia. Sedangkan dari Aceh, untuk tahap ini diwakili oleh lima orang peserta pelaku inkubasi bisnis yang tergabung di bawah binaan Gerbang Tani Aceh dan Insya Allah dalam waktu dekat akan diberangkatkan lagi sekitar 22 Duta HRD, sebut Faisal Ridha yang juga Wasekjen Dewan Pengurus Nasional Gerbang Tani.
Pada kegiatan ini, para peserta diberikan pembekalan tentang menajemen Inkubasi bisnis dengan materi-materi yang berhubungan dengan kewirausahaan seperti membentuk bisnis baru, manajeman usaha, mengelola keuangan, membuat kemasan dan lebel terhadap sebuah produk, mendapatkan legalitas usaha dan izin edar, teknik pemasaran. Peserta juga dibawakan langsung ke lapangan tempat inkubasi bisnis Ciburial Lembang Bandung Barat Jabar.
Senada dengan itu, peserta dari Aceh juga ikut berterimakasih kepada anggota DPR-RI Dapil Aceh 2 H. Ruslan M. Daud yang telah memfasilitasi mereka untuk bisa bergabung dalam program yang dilaksanakan oleh Kemaker RI pada gelombang IV ini.
"Kami berharap ke depannya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, karena ilmu yang didapat pada saat pelatihan sangat bermanfaat bagi para peserta untuk menjalankan inkubasi bisnis di masa depan," kata Zahrul, salah seorang peserta dari Aceh.(*)
Baca juga: Warga Positif Covid-19 di Bireuen Bertambah Dua Orang
Baca juga: Polres Nagan Raya Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka, Kasus Solar Subsidi
Baca juga: Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM Jakarta, Keluarga Sebut Dikawal Ketat Densus, Begini Kondisinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/faisal-ridha-ketua-gerbang-tani-aceh.jpg)