Sabtu, 11 April 2026

Video

VIDEO - Depresi Berat, Ibu Muda Diduga Bunuh Dua Anak Kandungnya

Dikabarkan kini Polisi menemukan fakta bahwa wanita tersebut dalam keadaan depresi berat.

Penulis: Ranu Teruna | Editor: Mursal Ismail

Dikabarkan kini Polisi menemukan fakta bahwa wanita tersebut dalam keadaan depresi berat.

SERAMBINEWS.COM - Seorang ibu muda berinisial ST (27) nekat membunuh kedua anak kandungnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.

Dikabarkan kini Polisi menemukan fakta bahwa wanita tersebut dalam keadaan depresi berat.

Oleh karena itu, Polres HST belum menetapkan tersangka pembunuhan dua bocah di Desa Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

ST satu-satunya orang yang ditemukan bersama korban, namun kondisinya diduga mengalami depresi berat.

Bahkan, ST terpaksa harus diobservasi di Rumah Sakit H Hasan Basry Kandangan.

Sesuai ketentuan, menurut Kasat Reskrim Polres HST, AKP Dany Sulistiono, observasi dilakukan selama 14 hari.

Baca juga: Pengadilan Turki Tambahkan Terdakwa Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Baca juga: Ibu Bunuh 2 Anak Lalu Gantung Diri, Tinggalkan Selembar Surat Begini Isinya

Baca juga: Memiliki Mata Seperti Mata Manusia, Penemuan Bayi Hiu Bermata Satu Gegerkan Warga Maluku

Dari hasil observasi ini baru bisa diterapkan apakah yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa atau depresi.

Barang bukti yang diamankan, yakni pakaian korban yang ada di sana termasuk KTP ST dan kartu keluarga.

Dua tetangga ST juga sudah diperiksa sebagai saksi. 

Berdasarkan keterangan saksi juga, ST berada di dalam rumah saat dua anaknya meninggal dunia.

Rumahnya pun dalam keadaan terkunci. Sontak, warga yang penasaran dengan kondisi anaknya saat itu mencongkel rumah ST untuk bisa masuk.

"Yang jelas ST ada di dalam rumah," bebernya. Rencananya, hari ini Polres HST akan memanggil anak tiri ST. Bocah perempuan kelas 4 SD tersebut diketahui tinggal serumah dengan ST.

Hingga saat ini polisi masih mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi.

"Belum ditetapkan tersangka. Semua masih penyelidikan. Hasil visum juga belum diketahui," ujarnya.(banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved