Breaking News:

Internasional

Pengadilan Turki Tambahkan Terdakwa Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Pengadilan Turki menambahkan terdakwa baru ke dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

AFP/File
Jamal Khashoggi 

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Pengadilan Turki menambahkan terdakwa baru ke dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Hal itu terungkap dalam persidangan yang menurut Ankara diperlukan untuk mengungkapkan kebenaran penuh di balik pembunuhan mengerikan itu.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Para pejabat Turki yakin tubuhnya telah dipotong-potong dan dipindahkan, sementara jenazahnya belum ditemukan.

Baca juga: Pengacara Keluarga Jamal Khashoggi Menerima Putusan Pengadilan Arab Saudi

Pada September 2020, pengadilan Saudi memenjarakan delapan orang, antara tujuh dan 20 tahun penjara atas pembunuhan itu.

Dalam sebuah pengadilan yang menurut para kritikus kurang transparan, karena tak satu pun dari terdakwa disebutkan.

Dilansir Reuters, Rabu (25/11/2020), [ada persidangan di Istanbul, hanya sesi kedua dari persidangan yang dibuka empat bulan lalu.

Pengadilan menerima dakwaan kedua yang menambahkan enam terdakwa ke daftar 20 pejabat Saudi yang sudah diadili secara in absentia.

Surat dakwaan terbaru menuduh wakil konsul dan atase pembunuhan berencana dengan niat mengerikan.

Empat lainnya, juga warga negara Saudi, dituduh menghancurkan, menyembunyikan, atau merusak bukti.

Baca juga: Arab Saudi Hukum Delapan Orang Atas Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved