Tiga Kontainer Kopi Gayo Segera Diekspor
Koperasi Petani Kopi (Kopepi) Ketiara, menjadi perwakilan Aceh, dalam penglepasan ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah
* Kopepi Ketiara Hadiri Penglepasan
TAKENGON - Koperasi Petani Kopi (Kopepi) Ketiara, menjadi perwakilan Aceh, dalam penglepasan ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah dan sustainable ke pasar global secara hybrid yang digelar oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, pada 3 Desember 2020 mendatang.
Kopepi Ketiara yang merupakan salah satu eksportir kopi arabika Gayo yang berada di Aceh Tengah, akan mengikuti penglepasan serentak ekspor produk Indonesia ke sejumlah negara bersama sederet perusahaan ternama di negeri ini.
Ekspor komoditi unggulan asal Dataran Tinggi Gayo (DTG) itu, masih tetap konsisten dilakukan oleh Kopepi Ketiara ke sejumlah negara importir. Mayoritas pengiriman ke Amerika Serikat. Meski beberapa bulan terakhir, dunia berjibaku dengan pandemi Covid-19, tetapi koperasi yang dinakhodai oleh seorang perempuan itu, masih tetap bertahan.
Kopepi Ketiara dipilih Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menjadi salah satu eksportir mewakili Aceh, dalam agenda bergengsi yang akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. “Alhamdulillah, semua persiapan sudah kami lakukan. Termasuk, produk yang akan kita ekspor nanti,” kata Ketua Kopepi Ketiara, Rahmah, Sabtu (28/11/2020).
Menurut Rahmah, sesuai dengan jadwal kegiatan, pelepasan ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah dan sustainable ke pasar global secara hybrid, akan dilakukan secara virtual, namun pemusatannya dilakukan di Lamongan, Jawa Timur yang direcanakan dilepas langsung Presiden RI, Joko Widodo. “Sampai dengan hari ini, kami sedang mempersiapkan semua kebutuhan untuk acara puncak pada 3 Desember 2020 nanti,” tuturnya.
Ditambahkan, untuk Kopepi Ketiara, akan dilakukan penglepasan ekspor di komplek gudang kopi Kopepi Ketiara di kawasan Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. “Nanti, sehari sebelum acara puncak, kami akan melakukan gladi untuk memastikan persiapan pelepasan benar-benar terangkai dengan baik,” ucapnya.
Terpilihnya Kopepi Ketiara menjadi salah satu eksportir dalam penglepasan produk Indonesia, katanya, menjadi langkah positif terhadap komoditi kopi arabika Gayo yang semakin dikenal sebagai produk nasional, bahkan dipasok hingga ke manca negara.
“Kami berharap, kedepan kondisi pandemi bisa semakin baik, sehingga pasar kopi dunia, kembali normal. Muaranya, ekonomi petani kopi, khususnya di Gayo bisa kembali menggeliat. Jika harga kopi baik, sudah dipastikan sektor lain juga akan berdampak,” jelasnya.
Adapun komoditi yang akan di ekspor nantinya, sebut Rahmah, Kopepi Ketiara akan mengirim tiga kontainer kopi arabika serta satu kontainer milik Koperasi Permata Gayo. “Sudah tentu, acara ini, didukung beberapa pihak diantaranya Dinas Perdagangan Aceh Tengah, Dinas Perdagangan Provinsi Aceh dan juga termasuk didukung Pinca BRI Takengon,” pungkasnya.(my)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-kopepi-ketiara-rahmah-berada-di-salah-satu-gudang-kopi-miliknya.jpg)