Breaking News:

Advetorial

KOTAKU Menambah Pendapatan Warga

Program Peningkatan Pendapatan Masyarakat berbasis Masyarakat sudah dilaksanakan di 16 gampong dalam tujuh kabupaten/kota dampingan Program KOTAKU

Editor: IKL
Komunikasi KOTAKU Aceh
PEMBANGUNAN RUMAH PRODUKSI - Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah produksi kasab Aceh di Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng. 

SERAMBINEWS.COM - Kemiskinan sangat dekat dengan kekumuhan. Begitulah pendapat pakar. Karena itu, untuk menangani dan mencegah kumuh, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tidak hanya melakukan pembangunan infrastruktur prasarana permukiman fisik, tapi juga memfasilitasi masyarakat untuk berkembang secara ekonomi. Sehingga mereka terhindar dari kondisi kekumuhan maka taraf hidupnya harus meningkat. 

PEMBANGUNAN RUMAH PRODUKSI - Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah produksi kentang gorong di Gampong Geuce Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh
PEMBANGUNAN RUMAH PRODUKSI - Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah produksi kentang gorong di Gampong Geuce Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh (Komunikasi KOTAKU Aceh)

Berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak yang peduli seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), KOTAKU meluncurkan Program Peningkatan Pendapataan Masyarakat berbasis Komunitas (PPMK). Program ini bertujuan untuk menyediakan berbagai prasarana dan sarana untuk mendukung dan memberi kemudahan terhadap kegiatan usaha dan perekonomian masyarakat.

Menurut data System Information Management (SIM) di laman Program KOTAKU www.kotaku.pu.go.id, program pelat merah itu sudah memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat 439 gampong di Aceh. Kegiatan tersebut seperti mendampingi masyarakat dalam melakukan Pendataan Permukiman Baseline dengan kemampuannya sendiri dan menyusun dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP), serta mendampingi penanganan dan pencegahan kumuh melalui kolaborasi para pihak dan pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM).

Sampai tahun 2020, fasilitator Program KOTAKU di Aceh sudah memfasilitasi pencairan dan pemanfaatan dana Bantuan Dana Investasi (BDI) dan BPM sebesar Rp 142,8 miliaar, Rp 14,1 miliar. Dana itu antara lain dimanfaatkan untuk menyediakan berbagai prasarana dan sarana untuk mendukung dan memberi kemudahan terhadap kegiatan usaha dan perekonomian masyarakat melalui Program PPMK atau livelihood versi KOTAKU. 

Tabel Kolaborasi berbagai sektor dalam menyelesaikan masalah kekumuhan melalui Program KOTAKU di Provinsi Aceh
Tabel Kolaborasi berbagai sektor dalam menyelesaikan masalah kekumuhan melalui Program KOTAKU di Provinsi Aceh (Komunikasi KOTAKU Aceh)

Program Peningkatan Pendapatan Masyarakat berbasis Masyarakat sudah dilaksanakan di 16 gampong dalam tujuh kabupaten/kota dampingan Program KOTAKU. Infrastruktur yang dibangun oleh masyarakat mulai dari jalan, fasilitas air minum, saluran drainase, instalasi pengelolaan limbah, pengelolaan persampahan, pusat jajanan rakyat sampai fasilitas rumah produksi yang sudah mulai dimanfaatkan oleh dan untuk masyarakat.

Kehadiran Program KOTAKU juga sudah menciptakan iklim yang sangat kondusif dalam hal terbangunnya kolaborasi dimana berbagai sektor sudah mulai terlibat secara terkoordinir melalui wadah Forum Kolaborasi PKP yang dimotori Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) yang ada di tiap-tiap kabupaten/kota. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved