Breaking News:

BRI Insurance Resmi Jadi Syariah

BRI Insurance yang sebelumnya konvensional resmi berubah menjadi sistem syariah

SERAMBI/HENDRI
CEO BRI Insurance, Fankar Umran menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim berupa uang tunai dan paket alat tulis saat peresmian kantor Cabang BRI Insurance Aceh Syariah di Hotel Hermes Palace, Kamis (3/12/2020). 

BANDA ACEH - BRI Insurance yang sebelumnya konvensional resmi berubah menjadi sistem syariah. Sehingga nama lembaga keuangan itu berubah menjadi BRI Insurance Syariah Aceh dan telah diresmikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE,Ak, dan Dirut Utama BRI Insurance, Fankar Usman, Kamis (2/12) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Peralihan dan peresmian BRI Insurance Syariah Aceh itu merupakan bagian dukungan terhadap pemberlakuan Qanun lembaga keuangan syariah Aceh. Hadir dalam peresmian itu, Pimpinan Wilayah BRI Kanwil Banda Aceh, Wawan Ruswanto dan sejumlah pengusaha di Aceh. Kehadiran perusahaan asuransi yang berkantor di Simpang Surabaya Banda Aceh itu diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat Aceh terhadap kebutuhan asuransi syariah.

Dirut Utama BRI Insurance, Fankar Usman menyampaikan, dengan diberlakukan sistem syariah di Aceh, maka untuk bisa dieksis, maka BRI Insurance juga harus beralih ke sistem syariah. "Kita bicara syariah, maka untuk bisa eksis makanya semua harus syariah. Kalu kita konven, tapi pasarnya syariah,  maka mustahil kita bisa masuk ke pasar dan bisa mesupport ekonomi. Maka kita harus menjelma jadi syraih juga, sehingga terbuka jalan masuk ke pasar," ujar Fankar.

Menurut Fankar, jika lembaga keuangan menganut sistem konvensional, maka tidak mungkin mememnuhi kebutuhan syariah. Sedangkan jika lembaganya menggunakan sistem syariah, maka tetap bisa menampung kebutuhan konvesional.

"Ini juga bagian dari mendukung kebijakan pemerintah daerah tentang qanun lembaga keuangan syariah. Karena disini yang support kita kan syariat juga," ujarnya.

Fankar menyampaikan, pasar asuransi syariah masih terbuka lebar dan sangat besar. Namun saat ini masih belum banyak yang teredukasi dengan sistem asuransi syaraih. Karena, katanya, terdapat sistem yang jauh berbeda antara sistem asuransi syariah dan asuransi konvensioanl.

Di Aceh, BRI Insurance Syariah ini memang menyasar asuransi umum. Namun terdapat dua sektor yang akan mereka sasar, yaitu customer di pasar ritel dan pelaku usaha mikro atau UMKM. Sehingga mereka ingin lebih memberikan edukasi ke pelaku usaha kecil mengenal pentingnya asuransi.

Segera ke Syariah

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyampaikan selamat atas diresmikan BRI Insurance menjadi sistem syariah. Dikatakan, satu persatu lembaga keuangan di Aceh saat ini telah beralih ke syariah, hal itu sebagaimana amanah Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

"Dengan hadirnya BRI Insurance Syariah maka akan semakin terbuka peluang warga kita (Aceh) untuk memilih produk-produk asuransi syariah. Serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat hingga membantu sektor ekonomi di Banda Aceh," ujar Aminullah.

Ia berharap, dengan beralihnya lembaga keuangan dari sistem konvesional ke sistem syariah tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Karena meski syariah, tentu tidak akan mengurangi layanan-layanan lembaga keuangan itu kepada masyarakat.

"Kita berharap masyarakat Aceh atau Banda Aceh dapat segera beralih ke lembaga syariah dan tidak ada yang dirugikan. Kita harap asuransi ini juga dapat memberikan layanan  terbaik kepada masyarakat dan mempermudah klaim yang dilakukan oleh nasabah," ujarnya.

Aminullah memperkirakan saat ini hampir 70 persen lembaga keuangan sudah beralih dari sistem konvensional ke syariah. Masih tersisa lembaga koperasi yang belum beralih ke syariah. Namun bagi lembaga keuangan tersebut masih memiliki waktu untuk segera beralih sebelumnya qanun itu berlaku secara penuh.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved