Minggu, 26 April 2026

Kesehatan

10 Tanda-tanda Kesehatan Terganggu, Darah Rendah Kambuh, Drop Tiba-tiba, Ini Risikonya

Angka pertama disebut tekanan sistolik atau kekuatan tekanan di pembuluh darah arteri saat jantung berdetak.

Editor: Nur Nihayati
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Angka pertama disebut tekanan sistolik atau kekuatan tekanan di pembuluh darah arteri saat jantung berdetak.

SERAMBINEWS.COM - Tekanan darah rendah adalah kondisi saat hasil pengukuran tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg.

Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan dua angka.

Angka pertama disebut tekanan sistolik atau kekuatan tekanan di pembuluh darah arteri saat jantung berdetak.

Sedangkan angka kedua menunjukkan tekanan diastolik atau kekuatan tekanan di pembuluh darah arteri saat jantung beristirahat di antara detak jantung.

Melansir WebMD, seseorang dikatakan memiliki tekanan darah atau tensi normal apabila hasil pengukurannya menunjukkan angka 120/80 mmHg.

Baca juga: Ingin Puasa Senin Kamis, Ini Bacaan Niat dan Doa Berbuka Puasa, Lengkap Hikmahnya

Baca juga: Distanbun Aceh Bagi Bibit Tanaman Sayuran untuk Ditanami di Sekolah, Kepsek Janji Ini kepada Siswa

Baca juga: Simak, Keistimewaan Hari Jumat Membaca Surat Yasin dan Al Kahfi, Ini Keutamaannya

Dalam dunia medis, tekanan darah rendah disebut hipotensi. Pada orang dalam kondisi kesehatan prima, hipotensi tidak menimbulkan gejala tertentu.

Akan tetapi, pada orang tua atau pemilik gangguan kesehatan yang aliran darah ke jantung, otak, dan organ vitalnya terganggu, tekanan darah rendah bisa menjadi masalah serius.

Sebelum membahas tanda atau ciri-ciri darah rendah kambuh, kenali dulu penyebab darah rendah sebagai berikut.

Penyebab darah rendah kambuh

Risiko tekanan darah rendah meningkat seiring bertambahnya usia. Kondisi ini bisa disebabkan aliran darah ke otot jantung dan otak menurun seiring tambahnya usia.

Selain itu, tekanan darah rendah juga bisa disebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Di luar faktor usia dan penumpukan plak di pembuluh darah, penyebab darah rendah kerap kambuh bisa disebabkan:

Kehamilan

Kelenjar tiroid kurang aktif atau hipotiroid

Diabetes dan gula darah rendah

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved