Video
VIDEO - Presiden Azerbaijan Mengecam Senat Prancis Soal Resolusi Pembentukan Republik Karabakh
Ilham Aliyev pada hari Senin (1/12/2020), mengkritik usulan Senat Prancis yang menyerukan pengakuan Nagorno-Karabakh dijadikan sebuah republik.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, BAKU - Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev pada hari Senin (1/12/2020), mengkritik usulan Senat Prancis yang menyerukan pengakuan Nagorno-Karabakh dijadikan sebuah republik.
Menyoal tentang resolusi tersebut, Aliyev mengatakan kepada Prancis, "Jika mereka sangat menginginkannya, dapat memberikan wilayah selatan Marseille kepada orang-orang Armenia untuk didirikan sebuah negara."
“Senat Prancis mengadopsi resolusi untuk mengakui Nagorno-Karabakh. Jika Anda sangat menyukai mereka, maka, seperti yang saya katakan selama perang, berikan kota Marseille itu kepada orang-orang Armenia, ubah namanya, buat negara bagian kedua untuk mereka di sana. Tapi tidak ada yang bisa mencampuri urusan kami,” katanya.
Baca juga: VIDEO - TAURAT KUNO Sampul Kulit Rusa Bersulam Emas di Muğla, Berumur Seribu Tahun
Baca juga: VIDEO - Festival LAYAR KATARA, Even Maritim Tradisional Qatar
Aliyev menuduh parlemen Prancis terlalu mencampuri urusan dalam negeri Azerbaijan dan menanyakan apa kepentingan parlemen Prancis dengan masalah ini.
Pada 23 November 2020, Senat Prancis menyerukan pengakuan Nagorno-Karabakh sebagai republik.
Nagorno-Karabakh adalah wilayah yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan.
Agresi Armenia ke wilayah Karabakh pada tahun 1991 dan sejak itu menyebabkan ketegangan dengan Azerbaijan.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Baca juga: Apa Hukum Meminta Agar Dimasukkan Kerja oleh Orang Dalam? Berikut Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Baca juga: VIDEO - Kota Shusha Kembali ke Pangkuan Azerbaijan dari Pendudukan Armenia, Erdogan Ucapkan Selamat
Baca juga: Presiden Prancis Kritik The New York Times Atas Laporan Ekstremisme Islam