Kamis, 21 Mei 2026

Berita Pidie

Aktivitas Galian C Marak di Sungai Keumala, Jembatan Dikhawatirkan Ambruk

"Saya melihat sendiri aktivitas galian C menggunakan alat berat. Malah aktivitas pengambilan galian C dekat dengan jembatan rangka baja 180 meter.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Aktivitas galian c di aliran Sungai Keumala Pidie, Sabtu (12/12/2020). 

"Saya melihat sendiri aktivitas galian C menggunakan alat berat. Malah aktivitas pengambilan galian C dekat dengan jembatan rangka baja 180 meter. Kita khawatir jembatan itu akan terancam ambruk, karena sruktur tanah tidak kuat," jelasnya.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Aktivitas galian C marak di Sungai Keumala, Pidie.  

Sebagian aktivitas pengambilan batu di dasar aliran sungai (DAS) itu, merusak lingkungan.

Juga aktivitas galian C bisa menyebabkan infrasruktur seperti jembatan ambruk.

"Aktivitas galian C di aliran Sungai Keumala harus ditertibkan, karena berdampak merusak lingkungan," kata
Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang Industri, Ir Zakaria A Gani, kepada Serambinews.com, Sabtu (12/12/2020).

Ia menjelaskan, pengambilan galian C di aliran Sungai Keumala tidak boleh menggunakan alat berat. 

Sebab, sungai cepat rusak, terutama dalam penyerapan air.

Baca juga: VIDEO Habib Rizieq Akhirnya Ungkap Keberadaannya Selama Ini: Itu Tempat Tinggal Saya

Sehingga, air di sumur galian di rumah warga di dekat aliran sungai itu akan tidak ada air.

"Saya melihat sendiri aktivitas galian C menggunakan alat berat. Malah aktivitas pengambilan galian C dekat dengan jembatan rangka baja 180 meter. Kita khawatir jembatan itu akan terancam ambruk, karena sruktur tanah tidak kuat," jelasnya.

Sekretaris Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Pidie, Edy Saputra SIP MM, kepada Serambinews.com, Sabtu (12/12/2020) menyebutkan, saat ini memang adanya aktivitas galian c di aliran Sungai Keumala.

Namun, aktivitas galian C itu sebagian memiliki izin dan sebagian lagi tidak mengantongi izin.

"Kalau dekat dengan jembatan rangka baja di belakang pasar Keude Keumala, saya cek dulu apa ada izin atau tidak," jelasnya.

Ia mengatakan, secara aturan pengambilan galian C  harus jauh dengan jembatan 1 kilometer.

Aktivitas galian C tidak boleh merusak lingkungan. (*)

Baca juga: Krueng Pase Meluap, Jembatan Gantung di Tanah Luas Aceh Utara Roboh, Dua Desa Terisolir

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved