Sosok Zulkarnaen 18 Tahun Buron Bom Bali I Ditangkap Densus, Pemimpin Sayap Militer Jamaah Islamiyah

Zulkarnaen, tokoh penting yang diduga terlibat operasi bom Bali I 12 Oktober 2020, ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Kamis (10/12/2020).

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNJOGJA.COM
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggerebekan di wilayah Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu (20/11/2019) siang 

SERAMBINEWS.COM, YOGYA – Zulkarnaen, tokoh penting yang diduga terlibat operasi bom Bali I 12 Oktober 2020, ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Kamis (10/12/2020).

Ia diciduk dari tempat pelariannya selama 18 tahun terakhir di Gang Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Nama aslinya Aris Sumarsono, asal Sragen, lama tinggal di tepatnya sekitar Ngruki, Sukoharjo.

Ia berstatus buron 18 tahun sejak peristiwa bom Bali I terjadi.

Jejaknya tak ditemukan begitu tokoh-tokoh utama kasus bom Bali I ditangkap.

Zulkarnaen atau Dzulkarnaen alias Aris Sumarsono seolah lenyap tanpa jejak dari Ngruki dan area Solo Raya.

Mabes Polri menyebutkan, Zulkarnaen ditemukan berawal dari tertangkapnya Taufik Bulaga alias Upik Lawanga beberapa pekan lalu di Seputih Banyak, Lampung Tengah.

Siapakah Zulkarnaen alias Aris Sumarsono ini? Tribunnews.com, Minggu (13/12/2020) pagi menghubungi Nasir Abas, mantan tokoh penting Al Jamaah Al Islamiyah (JI).

Zulkarnaen Pemimpin Sayap Militer Jamaah Islamiyah

Nasir Abas ini adik ipar almarhum Ali Ghufron alias Muklas, pemimpin operasi bom Bali I. Ia warga negara Malaysia, dan kini tinggal di Indonesia.

Nasir Abas ini pernah malang melintang sebagai kader dan pengurus JI Asia Tenggara.

Saat ditangkap Polri beberapa tahun lalu di Bekasi, Nasir Abas merupakan Ketua Mantiqi III JI berpusat di Palu, Sulteng.

Menurut Nasir Abas, saat bom Bali I terjadi, Zulkarnaen menduduki jabatan Ketua Dewan Askari Markaziyah Jamaah Islamiyah.

Ia membawahi kelompok bersenjata JI.

Tugasnya bukan jadi eksekutor lapangan, melainkan penanggungjawab operasi bersenjata yang dilakukan JI.  

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved