Rabu, 22 April 2026

Gerakan Subuh

Makmurkan Masjid, Pemuda Aceh Galakkan Gerakan Subuh Berjamaah

Orang yang shalat subuh berjamaah memiliki semangat yang berbeda dengan yang lain. Dia bangun cepat, berzikir, beristiqfar,

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Presiden GPS, Ustaz Abi Mas’udi Irhamullah 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam beberapa tahun belakang, pemuda-pemuda di Aceh membentuk komunitas pejuang subuh.

Melalui gerakan ini, para pemuda melakukan safari ke masjid-masjid secara bergilir untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah.

Hingga saat ini sejumlah gerakan pejuang subuh lahir di Aceh di antaranya Gerakan Pemuda Subuh (GPS), Subuh Keliling (Suling) DKMA, Brotherhood Badminton Club (BBC), Subuh Arafah, Subuh Damai (Dumai), Pejuang Subuh, dan Subuh Milenial.

“Kegiatan ini sangat berefek kepada pemuda dimana mereka tidak hanya shalat subuh berjamaah, tapi bisa mendengarkan kajian ilmu atau halaqah,” kata Presiden GPS, Ustaz Abi Mas’udi Irhamullah saat menjadi narasumber Program Podcast Serambi, Kamis (17/12/20202).

Ustaz Irhamullah menyatakan, gerakan ini tidak hanya menghimpun pemuda Aceh guna memakmurkan masjid lewat shalat subuh berjamaah, tetap juga melakukan berbagai aksi sosial seperti pengalangan dana dan membantu masyarakat miskin.

Baca juga: Pemilik Warung Soto Kaget Pemilik Kotak Amal Ternyata Teroris

Baca juga: 5 Langkah Supaya Gairah Seks Tidak Menurun, Jaga Makanan Hingga Olahraga

“Orang yang shalat subuh berjamaah memiliki semangat yang berbeda dengan yang lain. Dia bangun cepat, berzikir, beristiqfar, berdiskusi, dan tidak tidur lagi setelah shalat subuh. Pemuda seperti inilah yang nantinya kita harapkan bisa merubah Aceh,” ujarnya.

Dia berharap melalui kegiatan seperti ini Aceh bisa melahirkan generasi-generasi pejuang subuh. Sehingga saf-saf depan pada semua masjid di Aceh diisi oleh pemuda.

“Kalau sekira jamaah subuh lebih banyak dari jamaah jumat, itu tanda kebangkitan Islam,” tambahnya.

Akan tetapi, kondisi yang terjadi saat ini lebih banyak orang tua yang mengisi saf depan dari pada anak muda.

Karena itu pihaknya, kata Ustaz Irhamullah, terus mengajak para pemuda Aceh untuk meramaikan shalat subuh berjamaah.

“Targetnya pemuda-pemuda seperti inilah bisa memimpin Aceh ke depan, pemuda seperti inilah harus bisa menjadi kadis, kepala sekolah, dan orang hebat. Kita juga beraharap pemerintah memberikan dukungannya terhadap kegiatan subuh jamaah ini,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved