Jumat, 1 Mei 2026

Beasiswa

Pemkab Abdya Sediakan 10 Beasiswa Pendidikan ke Timur Tengah, Ini Persyaratannya

Dana beasiswa Rp 24 juta per orang ini dialokasikan dalam APBK Abdya tahun 2021, dan telah disahkan DPRk Abdya.

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Nur Afni Muliana, Kabag Keistimewaan, Kesra dan Ekonomi 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Jika anda putra-putri asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dan punya cita-cita melanjutkan pendidikan program Strata Satu (S1) di negara Timur Tengah, kini ada peluang emas. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya, menyediakan anggaran beasiswa untuk 10 mahasiswa program S1 yang belajar di negara-negara Timur Tangah. 

Anggaran yang disediakan sejumlah Rp 24 juta per orang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya tahun 2021, dan  telah disahkan DPRK setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs Thamrin melalui Kabag Kesra, Nur Afni Muliana SPd dihubungi Serambinews.com, Kamis (17/12/2020) menjelaskan, dari 10 beasiswa yang disediakan untuk belajar di Timur Tengah tahun 2021, sebanyak lima orang sudah melapor.

“Lima lulusan SMA/MA dan Pesantren yang sudah lulus seleksi mengikuti pendidikan mahasiswa S1 di Timur Tengah, sudah melaporkan ke Bagian Kesra Setdakab Abdya,” kata Nur Afni. Mereka yang sudah melapor itu diminta untuk melengkapi berkas persyaratan.

Persyaratan untuk mendapatkan beasiswa mahasiswa ke Timur Tengah sebesar Rp 24 juta per orang, diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Abdya, Nomor 20 Tahun 2020 tentang Standar Operasional Prosedur Penyaluran Beasiswa Mahasiswa ke Timur Tengah Utusan Kabupaten Abdya.

Syarat pertama, membuat surat permohonan ditujukan Kepada Bupati Aceh Barat Daya.

Dua, lulus seleksi ujian masuk universitas sesuai dengan pengumuman lulus resmi dari universitas/ Kementerian Agama RI atau Surat Keterangan bahwa benar terdaftar  sebagai mahasiswa pada universitas yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar RI pada Negara setempat.

Tiga, Orang tua calon penerima beasiswa mahasiswa berdomisili minimal enam bulan di Kabupaten Abdya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).

Empat, asli surat keterangan aktif kuliah dari Perguruan Tinggi (Tasdiq/Muqayat/Tadarruj) yang telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

Lima, Fotocopy Buku rekening bank.      

Baca juga: Bantuan Subsidi Upah Rp 1,8 juta Untuk Guru Madrasah Sudah Cair, Silakan Cek Notifikasi Pencairan

Baca juga: Hacker Asal Banten Tipu Perusahaan Italia Rp58,8 Miliar, Berkomplot dengan Pria Nigeria

Baca juga: Pengamat: Menteri Agama Perlu Lakukan Evaluasi Assessment ASN Kakankemenag se-Aceh

Kabag Kesra, Nur Afni Muliana lebih lanjut menjelaskan, alokasi anggaran beasiswa mahasiswa ke Timur Tengah merupakan realisasi dari visi dan misi Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH.

Program beasiswa mahasiswa asal Abdya untuk melajar di Timur Tengah sudah berjalan tiga tahun dengan menyediakan beasiswa untuk 10 mahasiswa setiap namun, masing-masing Rp 24 juta.

Tapi, kuota beasiswa mahasiswa yang disedia 10 orang setiap tahun itu tidak terpenuhi.

Tahun 2019 dari 10 beasiswa mahasiswa ke Timur Tengah, hanya ada 3 orang, satu diantaranya mendapat beasiswa mahasiswa program S2.

Mereka adalah Zaky Mubarrak Lc dari Desa Padang Baru, Susoh, mahasiswa S2 jurusan Tafsir dan Ilmu Al-Quran pada Universiatas Al Azhar, Mesir.

Amrozi Sanjaya dari Desa Ie Mirah, Babahrot, mahasiswa S1 jurusan Luqhah pada Universitas Al Azhar, Mesir.

Mahdi Zikran dari Kuta Jeumpa, Jeumpa, mahasiswa S1 jurusan Luqhah pada universitas Al Azhar, Mesir.

Baca juga: Ini 3 Nama Calon Sekda Banda Aceh Sudah Diserah Tim Seleksi kepada Wali Kota & Proses Selanjutnya

Baca juga: Gugat Cerai Kiwil, Rohimah Singgung soal Emas Lebih Berharga Dibanding Kayu, Ini Maksudnya

Baca juga: Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Kasus Perampokan Toke Sawit Diserahkan ke Jaksa, Satu Pelaku Buron

Baca juga: Bantuan Subsidi Upah belum juga Cair? Segera Buat Pengaduan ke Website Kemenaker, Begini Caranya

Sedangkan tahun 2020 dari 10 beasiswa mahasiswa yang tersedia, hanya ada 7 orang, seluruhnya program S1.

Masing-masing, Afdhalul Akbar dari Desa Padang Baru, Susoh mahasiswa jurusan Tafsir pada Universitas Al Azhar, Mesir.

Muhammad Aulia Hanif dari Desa Meudang Ara, Blangpidie, mahasiswa jurusan Bahasa Arab pada Universitas Al Azhar, Mesir.

Farah Amalia Thifal dari Seuneulop, Manggeng, mahasiswi jurusan Tasir dan Ilmu Al-Quran pada Universitas Al Ahar, Mesir.

T Akbar Maulana dari Desa Durian Jangek, Susoh, mahasiswa jurusan Al-Quran & Dirasah Islamiayah pada Universitas Islam Madinah Al Munawarah.

Reyzi Pazita  dari Desa Kuta Bakdrien, Tangan-Tangan, mahasiswa Universiatas International Afrika, Sudan.

Khalisul Umam dari Desa Pasar Kota Bahagia, Kuala Batee, mahasiswa jurusan Al-Wasatiyah Al-Syariyyah, Yaman.

Haris Munanda dari Desa Pasar Kota Bahagia, Kuala Batee, mahasiswa jurusan Tafsir dan Ilmu Al-Quran pada Universitas Al Azhar, Mesir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved