Breaking News:

Hacker Asal Banten Tipu Perusahaan Italia Rp58,8 Miliar, Berkomplot dengan Pria Nigeria

Penipuan berkedok Bussiness Email Compromise (BEC) tersebut bermodus peretasan surat elektronik komunikasi antara penjual dan pembeli.

Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Penipuan Pembelanjaan Ventilator dan Monitor Covid-19 

SERAMBINEWS.COM, KOTA SERANG - Empat Komplotan hacker yang terlibat kasus penipuan internasional berhasil dibongkar polisi.

Penipuan tersebut terkait pembelanjaan ventilator dan monitor covid-19.

Penipuan berkedok Bussiness Email Compromise (BEC) tersebut bermodus peretasan surat elektronik komunikasi antara penjual dan pembeli.

Dari empat tersangka,  3 diantaranya adalah warga Indonesia dan seorang warga Nigeria.

Empat tersangka yang berhasil ditangkap telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah TP asal Pandeglang dan LHP warga Kota Serang, Banten, serta SB yang merupakan warga Bogor.

Sementara tersangka asal Nigeria berinisial ODC. 

Kabareskrim Mabes Polri mengungkap kasus penipuan internasional berkedok Bussiness Email Compromise (BEC) dengan kerugian mencapai puluhan miliyar dari Empat tersangka.

Empat tersangka tersebut merupakan jaringan internasional yang diduga masih dalam satu kompolotan yang sama.

Tersangka asal Nigeria berinisial ODC sudah melakukan penipuan tersebut selama lima kali di lima negara berbeda.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved