Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Mahyeldi-Audy Raih Suara Terbanyak di Pilgub Sumbar

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nomor urut 4 ini meraup 726.853 suara atau 32,43 persen.

Editor: Zaenal
Antara/Istimewa
Suasana Rapat Pleno Rekapitulasi Pilgub Sumbar oleh KPU Sumbar di Kota Padang, Minggu (20/12) (Istimewa) 

SERAMBINEWS.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat secara resmi menetapkan pasangan Mahyeldi - Audy Joinaldy sebagai peraih suara terbanyak di Pilgub Sumbar 2020.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nomor urut 4 ini meraup 726.853 suara atau 32,43 persen.

Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani saat rekapitulasi hasil Pilgub Sumbar di Padang, Minggu (20/12/2020) mengatakan, penetapan tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi 19 kabupaten dan kota.

Ia mengatakan dalam rekapitulasi ini peraih suara terbanyak pasangan nomor urut 4 Mahyeldi-Audy yang unggul 47.784 suara atas pasangan Nasrul Abit-Indra Catri.

"Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan namun ini bukan penetapan calon terpilih,” kata dia.

Ia mengatakan dalam rekapitulasi tersebut pasangan nomor urut 1 Mulyadi - Ali Mukhni memperoleh 614.477 suara.

Pasangan nomor urut 2 Nasrul Abit - Indra Catri mendapat 679.069 suara.

Kemudian  pasangan nomor urut 3 Fakhrizal - Genius Umar memperoleh 220.893 suara.

Dan pasangan nomor urut 4 Mahyeldi - Audy Joinaldi memperoleh 726.853 suara.

KPU Sumbar mencatat total pemilih sebanyak 2.313 278 orang atau sekitar 61,68 persen dari total pemilih di daerah itu.

Total jumlah suara sah sebanyak 2.241.292 atau 96,89 persen dan jumlah suara tidak sah 71.986 atau  3,11 persen.

"Meski saksi dari tiga pasangan calon lainnya tidak menandatangani namun tidak akan mempengaruhi hal yang telah ditetapkan ini," kata dia.

Baca juga: Real Count KPU Hasil Pilkada 2020, dari Pilbup Tapanuli Selatan hingga Pilwalkot Kota Medan

Baca juga: NasDem Minta Kader Persiapkan Diri, Jelang Pilkada Aceh

Sementara itu untuk penetapan calon sendiri KPU Sumbar masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi apakah ada sengketa dalam Pilgub Sumbar.

"MK akan mengumumkan sengketa lima hari lagi dan setelah itu baru kita buat keputusan terkait penetapan.Jika tidak ada sengketa maka kita tetapkan pasangan ini namun jika ada sengketa maka kita akan menunggu hingga proses ini selesai," kata dia.(Antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved