Internasional
Jepang Tingkatkan Anggaran Pertahanan, Imbangi Ancaman China dan Korea Utara
Pemerintah Jepang akan meningkatkan anggaran pertahanan untuk sembilan tahun berturut-turut. Jepang akan mengembangkan rudal jelajah jarak jauh
SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang akan meningkatkan anggaran pertahanan untuk sembilan tahun berturut-turut.
Jepang akan mengembangkan rudal jelajah jarak jauh dan pesawat tempur siluman untuk melawan potensi ancaman China dan Korea Utara.
Dilansir AP, Senin (21/12/2020), rekor anggaran pertahanan 51,7 miliar dolar AS direncanakan untuk tahun 2021.
Itu menjadi anggaran pertama di bawah Perdana Menteri Yoshihide Suga dan merupakan peningkatan 1,1% dari anggaran tahun ini.
Itu ditetapkan atas persetujuan parlemen awal tahun depan sebagai bagian dari anggaran nasional 1,03 triliun dolar AS untuk tahun fiskal yang dimulai April 2021.
Baca juga: VIDEO Pensiun dari Wartawan Serambi Indonesia, Nasir Nurdin Luncurkan Buku Im A Stringer
Sebagian besar dari rencana anggaran digunakan untuk memperkuat kemampuan rudal.
Termasuk 324 juta dolar AS untuk mengembangkan rudal anti-kapal jarak jauh yang dapat ditembakkan dari kapal perusak atau jet tempur.
Serta 144 juta dolar AS untuk membeli rudal jarak jauh JSM yang dimuat pada pesawat tempur siluman F-35.
Itu adalah bagian dari rencana pencegahan rudal baru Jepang yang diadopsi oleh Kabinet Suga pada Jumat (18/12/2020).
Sehingga, akan memungkinkan Jepang memperluas penyebaran rudal di berbagai daerah termasuk pulau-pulau yang dikuasainya di Laut China Timur yang juga diklaim oleh Beijing.
Pemerintahan Suga menjalankan prioritas pendahulunya, Shinzo Abe, seorang ahli militer.
Di bawah delapan tahun Abe, Jepang memperluas peran internasional militernya di tengah meningkatnya ancaman yang dirasakan dari China dan Korea Utara.
Baca juga: Alhamdulillah, Sudah 9 Hari tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Nagan Raya
Tokyo telah berulang kali menyebut kedua tetangganya sebagai ancaman terhadap keamanan regional.
Bahkan, telah mempelajari kemungkinan mengembangkan kemampuan serangan pertama terhadap pangkalan musuh untuk mempertahankan diri dari serangan yang akan terjadi.
Di bawah kepemimpinan Abe, Jepang juga telah meningkatkan pembelian pesawat tempur siluman Amerika yang mahal seperti F-35.
Termasuk sistem pertahanan rudal karena Pasukan Bela Diri beroperasi bersama pasukan Amerika.
Abe pada tahun 2015 menafsirkan kembali konstitusi Pasifik Jepang untuk memungkinkan penggunaan kekuatan dalam mempertahankan diri dan sekutunya.(*)
Baca juga: Kodim 0101/BS Pasang Ratusan Spanduk di Banda Aceh dan Aceh Besar Sambut HUT Ke-64 Kodam IM