Tamiang Segera Miliki Kawasan Industri, Manfaatkan Lahan Sawit Seluas 76 Hektare
Aceh Tamiang segera memiliki Kawasan Khusus Industri (KKI) setelah pihak swasta bersedia mengalihkan fungsi perkebunan sawitnya
KUALASIMPANG - Aceh Tamiang segera memiliki Kawasan Khusus Industri (KKI) setelah pihak swasta bersedia mengalihkan fungsi perkebunan sawitnya untuk lokalisasi industri. Rencana ini sudah dimatangkan setelah tim pembentukan kawasan khusus industri ini melakukan monitoring dan pengukuran ulang atas lahan yang berada di Kampung Benteng Anyer, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.
“Kita sudah mengukur titik koordinat. Disimpulkan patok yang masuk dalam rencana kawasan khusus industri tidak bergeser,” kata Ketua Tim Rencana Pembentukan KKI, Razuardi Ibrahim, Sabtu (19/12/2020).
Razuardi yang merupakan mantan Sekdakab Aceh Tamiang ini menjelaskan, lahan yang diajukan sebagai areal KKI ini seluas 76 hektare. Saat ini lahan itu masih dipenuhi tanaman kelapa sawit dengan 16 surat kepemilikan. “Seluruh pemilik lahan tersebut sudah bersedia mengalihkan lahan itu sebagai kawasan industri. Sudah tidak ada masalah,” ungkap Razuardi.
Razuardi menjelaskan, ide pembentukan KKI ini sudah lama direncanakan, namun selalu terbentur pada ketersediaan lahan. Menurutnya, ada aturan khusus dari pemerintah pusat yang mewajibkan luas lahan untuk kawasan industri minimal seluas 50 hektare. “Saat ini Aceh Tamiang sudah memiliki 76 hektare, artinya persyaratan awal sudah terpenuhi,” sambungnya.
Dia memastikan, keberadaan KKI ini akan berdampak pada meningkatnya PAD Aceh Tamiang dan memberi peluang pekerjaan kepada masyarakat lebih luas. Lokasi KKI ini pun diakuinya cukup strategis karena berada dalam jangkauan jalan tol dan kereta api.
Proses pengukuran itu, tambah Razuardi, melibatkan tim Bappeda Aceh Tamiang dan diketahui seluruh Muspika Bendahara. Bahkan warga dua kampung yang berdampingan dengan Benteng Anyer sudah menyatakan dukungannya secara tertulis. “Langkah selanjutnya, kami akan melakukan penetapan kawasan dan disusul penyusunan master plan,” pungkas Razuardi. (mad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lahan-kki.jpg)