Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Jared Kushner Pimpin Delegasi Israel ke Maroko, Buka Hubungan Diplomatik Penuh

enasihat Senior Gedung Putih Jared Kushner, Selasa (22/12/2020) memimpin delegasi Israel ke Maroko.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Maya Alleruzzo / POOL
Penasihat Presiden AS Jared Kushner (kanan) berfoto bersama dengan Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman setelah pembukaan plakat di halaman Kedubes AS di Jerusalem, Senin (21/12/2020). 

SERAMBINEWS.COM, BEN-GURION - Penasihat Senior Gedung Putih Jared Kushner, Selasa (22/12/2020) memimpin delegasi Israel ke Maroko.

Hal itu terlihat dalam penerbangan langsung pertama kedua negara untuk menjalin hubungan diplomatik penuh awal bulan ini.

Juga sebagai bagian dari rangkaian kesepakatan normalisasi yang diperantarai AS dengan negara-negara Arab.

Kushner, menantu Presiden Donald Trump, telah mengawasi dorongan diplomatik di Timur Tengah.

Dia membuat Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko menormalkan hubungan dengan Israel dalam perjanjian bersejarah yang juga memberi bantuan besar/

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Maroko, yang merupakan rumah bagi komunitas kecil Yahudi berusia berabad-abad telah lama menyambut turis Israel.

Mendapatkan pengakuan AS atas pencaplokannya pada tahun 1975 atas wilayah sengketa Sahara Barat , yang tidak diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Keputusan AS untuk mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat telah menuai kritik dari PBB serta sekutu Amerika di Afrika dan sekitarnya.

Pengamat Afrika mengatakan hal itu dapat mengguncang kawasan yang lebih luas, yang sudah berjuang melawan pemberontakan dan perdagangan migran.

Mantan Menteri Luar Negeri AS James Baker, yang menjabat sebagai utusan PBB untuk Sahara Barat menyebutnya sebagai kebijakan mundur.

Bahkan, secara mengejutkan keluar prinsip-prinsip hukum dan diplomasi internasional.

Israel secara tradisional mendukung posisi PBB dan belum mengatakan apakah akan bergabung dengan AS dalam mengakui kendali Maroko atas wilayah tersebut.

Bergabung Kushner sebagai kepala delegasi Israel, Penasihat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat.

Kedua pria itu diharapkan bertemu dengan Raja Maroko Mohammed VI dan pejabat tinggi lainnya.

Baca juga: Aktivis Wanita Pakistan Ditemukan Tewas di Kanada, Kelompok HAM Minta Penyelidikan

Delegasi tersebut diharapkan dapat memulihkan hubungan antara Israel dan Maroko yang terjalin pada 1990-an.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved