Sabtu, 25 April 2026

Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 yang Ditemukan di  Inggris

Kementerian Kesehatan mengklaim berhasil 'mengepung' kasus tersebut sehingga tidak ada transmisi lebih lanjut.

Twitter @lisazelang
Para pekerja asing yang dikarantina di Singapura mengikuti gerakan seperti senam aerobik yang dipimpin oleh staff medis ber-APD lengkap. 

 
SERAMBINEWS.COM, SINGAPURA - Singapura mengkonfirmasi kasus pertama varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.

Sebanyak 11 lainnya yang sudah dikarantina memberikan hasil positif awal untuk varian baru tersebut.

Semua kasus, yang berasal dari Eropa, menjalani karantina 14 hari di fasilitas rujukan atau diisolasi pada saat kedatangan dan kontak dekat mereka telah dikarantina sebelumnya.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa jenis B117 beredar di masyarakat," demikian Kementerian Kesehatan Singapura pada Rabu malam, merujuk pada varian baru Inggris, yang berpotensi lebih menular.

Singapura melakukan pengurutan genom virus untuk kasus terkonfirmasi COVID-19, yang tiba dari Eropa baru-baru ini.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Aceh Singkil Capai 92 Persen

Baca juga: Perawat California Delapan Bulan Jadi Pasien Covid-19: Saya Mendapat Kehidupan Kedua

Baca juga: Nagan Raya Siapkan dan Latih 75 Petugas Vaksinasi Covid-19, Siaga di Puskesmas dan Dinkes

Varian itu ditemukan di antara 31 kasus yang berasal dari Eropa, yang tiba di Singapura antara 17 November-17 Desember dan dipastikan mengidap COVID-19 pada Desember ini.

Pasien dengan varian baru COVID-19 yang tiba di Singapura dari Inggris pada 6 Desember, dikarantina pada saat kedatangan dan terbukti positif pada 8 Desember. Semua kontak dekatnya telah dikarantina, dan dinyatakan negatif pada akhir masa karantina mereka.

Kementerian Kesehatan mengklaim berhasil 'mengepung' kasus tersebut sehingga tidak ada transmisi lebih lanjut.

Hasil konfirmasi masih menunggu untuk 11 kasus lainnya.

Otoritas Singapura melarang pendatang yang baru-baru ini bepergian ke Inggris guna mencegah penyebaran varian baru CovidD-19 di negara kota tersebut, yang melaporkan hampir nol kasus baru lokal harian.(reuters)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved