Longsor di Gayo Lues
Longsor Masih Terjadi di Lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara, Pengendara Diminta Berhati-hati
Longsor kembali terjadi di kawasan Tetumpun Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, sehingga menyebabkan arus transportasi lumpuh.
Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Para pengendara yang ingin melintas di jalan Blangkejeren Kutacane harus tetap waspada dan berhati-hati.
Pasalnya longsor kembali terjadi di kawasan Tetumpun Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues (Galus), sehingga menyebabkan arus transportasi sempat mengalami terganggu dan lumpuh total hingga saat ini.
Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Sabtu (26/12/2020), longsor yang terjadi di lintasan Blangkejeren Kutacane berupa tanah berlumpur, bercampur bongkahan kayu dan bebatuan yang turun dari gunung.
Pengakuan sejumlah sopir trayek Galus Medan dan Blangkejeren Kutacane mengatakan, hingga saat ini material longsor sedang dibersihkan menggunakan alat berat. Sehingga arus transportasi masih terganggu.
Bahkan beberapa kendaraan roda empat yang sempat berupaya menerobos tumpukan material longsor akhirnya terperosok dan tersangkut di tengah lumpur.
General Government PT Bina Pratama Persada selaku pihak rekanan yang menangani proyek Jalan Blangkejeren Rumah Bundar Putri Betung, Askari, kepada Serambinews.com, mengatakan, hingga saat ini upaya pembersihan material longsor terus diupayakan dengan mengerahkan 4 unit alat berat dan 7 dumtruk.
"Longsor mulai terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, yang diperparah dengan cuaca hujan deras. Sehingga selain lumpur, bongkahan kayu dan batu gunung ikut terbawa dan menumpuk di badan jalan sehingga sulit dibersihkan," sebutnya.(*)
Baca juga: 16 Tahun Bencana Berlalu, Puluhan Korban Tsunami di Aceh Utara Belum Dapat Rumah Bantuan
Baca juga: Eryck Amaral Tulis Pesan Menyentuh untuk Dua Putrinya, Setelah Digugat Cerai Aura Kasih
Baca juga: Mewujudkan Kembali Peradaban yang Gemilang Melalui Implementasi Undang-undang Pemerintahan Aceh
Baca juga: Refleksi 16 Tahun Tsunami, Ombudsman Terima Laporan Masih Ada Korban belum Dapat Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ngsooor.jpg)