Rabu, 8 April 2026

Internasional

Arab Saudi Tuduh Houthi Serang Kapal Kargo di Laut Merah

Sebuah ranjau laut yang ditanam oleh milisi Houthi Yaman menghantam kapal kargo di Laut Merah selatan pada Jumat (24/12/2020).

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Sebuah kapal bermuatan bom yang diluncurkan dari jarak jauh oleh Houthi terlihat sebelum dicegat oleh pasukan Arab Saudi di lepas pantai Aden, Yaman selatan pada 3 Maret 2020. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Sebuah ranjau laut yang ditanam oleh milisi Houthi Yaman menghantam kapal kargo di Laut Merah selatan pada Jumat (25/12/2020).

Saluran televisi milik negara Arab Saudi melaporkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Al-Ekhbariya mengutip koalisi pimpinan Saudi, yang telah memerangi Houthi yang didukung Iran di Yaman sejak 2015.

Dilansir AP, Minggu (27/12/2020), koalisi tidak mengidentifikasi kapal tersebut atau merinci serangan itu.

Armada ke-5 Angkatan Laut AS, yang berpatroli di Timur Tengah, tidak menanggapi permintaan komentar.

Operasi Perdagangan Laut Inggris Raya, sebuah pertukaran informasi yang diawasi oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris di wilayah tersebut, tidak segera mengakui insiden tersebut.

Baca juga: PBB Puji Arab Saudi Atas Gerakan Anti Korupsi Global

Laporan tersebut mengikuti serangkaian serangan yang menargetkan infrastruktur energi Saudi yang telah memicu kekhawatiran tentang keselamatan kapal di Laut Merah.

Sebuah zona transit penting untuk pengiriman global dan pasokan energi yang sebagian besar telah menghindari kekacauan ketegangan regional yang melibatkan AS dan Iran tahun lalu.

Awal bulan ini, koalisi pimpinan Saudi di Yaman mendeteksi dan menghancurkan 171 ranjau laut yang dikirim ke perairan Laut Merah oleh milisi Houthi.

Pejabat militer Houthi belum mengomentari tuduhan terbaru tersebut.

Ranjau apa pun di Laut Merah berbahaya tidak hanya bagi Arab Saudi tetapi juga bagi seluruh dunia.
Ranjau dapat memasuki air dan kemudian terbawa arus, yang berubah sesuai musim.

Baca juga: Zakat Perusahaan di Arab Saudi Masuk ke Badan Jaminan Sosial

Kurang dari dua minggu lalu, sebuah ledakan menghantam sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai kota pelabuhan Jeddah Arab Saudi.

Mengakibatkan penutupan titik pelayaran terpenting kerajaan itu.

Saudi menyalahkan ledakan itu pada kapal yang sarat bom seperti yang dikendalikan dari jarak jauh yang digunakan oleh pemberontak Houthi Yaman.(*)

Baca juga: Muncul Varian Baru Virus Corona, Eropa Tutup Perbatasan, Saudi Larang Penerbangan Internasional

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved