Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Pekerja Asing di Arab Saudi Sambut Baik Kesempatan untuk Pulang

Para pekerja asing atau ekspatriat menyambut baik keputusan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA). Mereka dibolehkan pulang dengan maskapai pe

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Kondisi Bandara Jeddah, Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Para pekerja asing atau ekspatriat menyambut baik keputusan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA).

Mereka dibolehkan pulang dengan maskapai penerbangan internasional keluar dari Arab Saudi.

Agen perjalanan mulai sibuk ketika orang-orang mulai memesan penerbangan keluar dari Kerajaan setelah surat edaran GACA yang dikeluarkan pada Minggu (27/12/2020).

Kementerian Dalam Negeri pekan lalu mengumumkan penangguhan penerbangan internasional setelah varian baru virus Corona ditemukan di Inggris, lansir ArabNews, Selasa (28/12/2020).

"Kami telah memesan tiket untuk 22 Desember dari Riyadh ke New Delhi untuk istri saya, tetapi dia tidak pulang karena operasi udara ditangguhkan," kata Shamshad Alam dari India.

Baca juga: Orang Asing yang Terjebak di Arab Saudi Diizinkan Terbang ke Negaranya

“Hal itu mengkhawatirkan kami karena istri saya hamil, yang menjadi alasan untuk bepergian ke India," tambahnya.

"Kami ingin anak pertama kami lahir ke dunia ini bersama anggota keluarga di India," ujarnya.

Dia berterima kasih kepada pemerintah Saudi karena telah meringankan penangguhan penerbangan sehingga orang asing dapat pulang ke negara masing-masing.

Faiz Al-Najdi, dari Pakistan, juga menyambut baik langkah GACA tersebut.

“Ini sangat melegakan bagi banyak orang,” katanya.

“Karena sudah banyak yang merencanakan liburan dan kecewa karena penundaan penerbangan yang tiba-tiba ini," ujarnya.

"Selain itu, banyak yang harus pulang ke rumah karena keadaan darurat keluarga dan menyelesaikan masalah pribadi atau mengunjungi orang tua mereka yang sakit," jelasnya.

Tetapi setelah penangguhan penerbangan karena jenis virus baru, mereka dihadapkan pada situasi yang tidak pasti dan kecewa. 

Baca juga: Arab Saudi Perpanjang Larangan Masuk Warga Asing Sepekan Lagi

Banyak keluarga pekerja asing di Arab Saudi dengan visa kunjungan dan ada juga orang asing di negara itu yang melakukan umrah, tambahnya.

“Penangguhan penerbangan telah menambah kekhawatiran mereka, karena semuanya sangat menunggu penerbangan dilanjutkan," ujarnya.

"Sekarang penerbangan diizinkan untuk membawa mereka ke negara masing-masing, kebahagiaan mereka tidak mengenal batas," katanya.

Dr Shaikh Abdullah berencana pergi ke India bersama keluarganya untuk bertemu orang tuanya.
Tetapi harus membatalkan rencananya karena penangguhan penerbangan.

"Kami sekarang senang bisa pulang ke tanah air kami," katanya.

Mohammed Aslam Jameel, supervisor di biro perjalanan Riyadh, mengatakan meski ada peningkatan pemesanan, namun masih sedikit orang yang terbang.

"Permintaan pembukaan operasi penerbangan terbaru tidak sama dengan bulan Juli dan Agustus," katanya.

“Orang-orang tidak yakin tentang pembatasan penerbangan masuk," tambahnya.

"Mereka yang telah memesan penerbangan untuk Natal dan Tahun Baru telah membatalkan dan memesan ulang jadwal," jelasnya.

Hanya yang sangat membutuhkan dan ingin bepergian, seperti pernikahan mereka sendiri atau mengunjungi orang tua mereka.

Surat edaran GACA mengatakan bahwa maskapai penerbangan diizinkan untuk mendarat di Kerajaan.

Tetapi, harus mempertimbangkan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Arab Saudi Hukum Aktivis Perempuan, Dengan Tuduhan Mengganggu Keamanan dan Politik

Awak kabin tidak diizinkan untuk meninggalkan pesawat atau melakukan kontak fisik dengan awak darat dan operasi saat kedatangan.

Varian baru ini pertama kali terdeteksi di Inggris dan memicu pembatasan perjalanan global beberapa hari setelah penemuannya.

Kasus varian baru telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Prancis, Swedia dan Spanyol.
Juga telah terdeteksi di Afrika Selatan, Yordania, Kanada dan Jepang.

Instruksi GACA tidak berlaku untuk negara-negara di mana varian baru virus Corona telah terdeteksi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved