Perang Iran vs AS
Update Hari ke-57 Perang Iran: Tim Negosiasi AS Dikirim, Peluang Damai Terbuka?
Memasuki hari ke-57 konflik di kawasan Timur Tengah, upaya diplomasi kembali mengemuka setelah Amerika Serikat
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Update Hari ke-57 Perang Iran: Tim Negosiasi AS Dikirim, Upaya Diplomasi Bergerak di Tengah Kebuntuan
SERAMBINEWS.COM – Memasuki hari ke-57 konflik di kawasan Timur Tengah, upaya diplomasi kembali mengemuka setelah Amerika Serikat mengirim tim negosiasi ke Pakistan untuk membuka peluang dialog dengan Iran.
Dikutip Serambinews melalui Aljazeera (25/4/2026), Gedung Putih mengumumkan bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan bertolak ke Islamabad pada Sabtu.
Langkah ini dilakukan di tengah kebuntuan negosiasi yang telah berlangsung selama beberapa hari terkait kesediaan Iran kembali ke meja perundingan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah lebih dahulu tiba di Islamabad dengan tim kecil untuk melakukan pembicaraan.
Pakistan disebut berperan sebagai mediator dalam upaya mempertemukan kedua pihak yang masih berselisih tajam.
Baca juga: Trump Ancam Inggris dengan Tarif Tinggi, Sengketa Pajak Digital Picu Ketegangan Dagang AS-Inggris
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan Iran masih memiliki “kesempatan terbuka” untuk mencapai kesepakatan.
Ia menegaskan bahwa Washington menuntut penghentian program pengembangan senjata nuklir Iran secara “bermakna dan dapat diverifikasi”.
Di sisi lain, tekanan terhadap Teheran terus meningkat.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan pembekuan aset mata uang kripto senilai 344 juta dolar AS yang dikaitkan dengan Iran.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperketat sanksi di tengah gangguan pasokan energi global akibat konflik.
Selain itu, Washington juga menjatuhkan sanksi terhadap jaringan distribusi minyak Iran, termasuk kilang di China serta puluhan perusahaan pelayaran dan kapal tanker.
Baca juga: Update Perang Iran Hari ke-56: Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Ketegangan Terus Meningkat
AS bahkan menegaskan tidak akan memperpanjang dispensasi terkait pengiriman minyak, baik dari Rusia maupun Iran.
Di kawasan Teluk, insiden keamanan kembali terjadi.
Dua drone yang diluncurkan dari Irak dilaporkan menghantam pos perbatasan di Kuwait utara.
| Update Perang Iran Hari ke-56: Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Ketegangan Terus Meningkat |
|
|---|
| Perang Iran Hari ke-55: Dialog Mandek, Selat Hormuz Memanas, Ketegangan AS-Iran Kian Tak Terkendali |
|
|---|
| Update Perang Iran: Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu, Konflik Buntu dan Selat Hormuz Tetap Ditutup |
|
|---|
| Update Hari ke-54 Perang Iran: Gencatan Senjata Diperpanjang, Blokade AS Tetap Picu Ketegangan |
|
|---|
| Donald Trump Klaim Kemenangan Total, AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata Dua Pekan? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-AS-Donald-Trump-dalam-pidato-Selasa-2422026.jpg)