Sholat

Subhanallah! Shalat Dhuha Bisa Sembuhkan Diabetes, Benarkah? Ini Penjelasannya

Sebelum memulai rutinitas harian, kita sebagai umat Muslim memiliki ibadah sunnah yang sayang untuk dilewatkan

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews
Ilustrasi berdoa 

Sebelum memulai rutinitas harian, kita sebagai umat Muslim memiliki ibadah sunnah yang sayang untuk dilewatkan

SERAMBINEWS.COM - Subhanallah! Sholat Dhuha juga bermanfaat untuk kesehatan.

Apakah Anda mengidap penyakit diabetes?

Sebaiknya rutinitas melaksanakan sholat sunnah dhuha yang merupakan warisan Rasulullah SAW.

Sebelum memulai rutinitas harian, kita sebagai umat Muslim memiliki ibadah sunnah yang sayang untuk dilewatkan, yakni Shalat Dhuha.

Selain untuk melancarkan rezeki seorang Muslim, Shalat Dhuha juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

Banyak orang yang tidak tahu bahwa Shalat Dhuha memiliki manfaat untuk sembuhkan penyakit diabetes.

Baca juga: Lagu Mendiang Nike Ardila Dikolaborasi, Inka Christie Akui Kesulitan, Begini Katanya

Baca juga: Bacaan Doa Qunut, Dibaca pada Shalat Subuh, Keutamaannya Sunnah Rasulullah SAW

Baca juga: Silvianingsih Ketua PN Langsa, Tradisi Peusijuek dan Pisah Sambut Digelar di Pendopo Wali Kota

Fakta tentang manfaat Shalat Dhuha yang bisa sembuhkan diabetes diungkap oleh seorang dokter dan peneliti bernama Dr Ebrahim Kazim.

Shalat Dhuha adalah Shalat Sunnah yang dilaksanakan saat matahari terbit sudah mencapai setinggi tombak di ufuk timur.

Salat Dhuha biasanya dilaksanakan sebelum orang-orang memulai melakukan aktivitas hariannya.

Maka banyak yang menyebut bahwa Salat Dhuha merupakan permulaan dan awal dari seseorang memulai sebuah kegiatan harian.

Selain memiliki keutamaan secara pahala dan sunnah, ternyata Shalat Dhuha juga memiliki manfaat yang luar biasa dalam hal kesehatan.

Gerakan-gerakan salat tersebut ternyata bisa bermanfaat sebagai kegiatan olahraga di pagi hari.

Manfaat Shalat Dhuha di bidang kesehatan dikemukakan oleh seorang peneliti dan dokter bernama Dr Ebrahim Kazim.

Dr Ebrahim Kazim, yang juga merupakan direktur dari Trinidad Islamic Academy menyatakan, “Repeated and regular movements of the body during prayers improve muscle tone and power, tendon strength, joint flexibility and the cardio-vascular reserve. (Gerakan tubuh yang berulang dan teratur selama salat dhuha meningkatkan kekuatan dan kekuatan otot, kekuatan tendon, fleksibilitas sendi, dan cadangan kardio-vaskular.)” kata Dr. Ebrahim Kazim.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved