Breaking News:

Pemerintahan

M Halomoan Mulai Bertugas Jadi Kepala BDK Aceh, Gantikan Almarhum Soni Sofian

“Tidak ada satu pegawai pun di BDK Aceh yang tidak memiliki peran dalam mewujudkan BDK Aceh yang baik," kata Halomoan.

For Serambinews.com
Muhammad Halomoan 

“Tidak ada satu pegawai pun di BDK Aceh yang tidak memiliki peran dalam mewujudkan BDK Aceh yang baik," kata Halomoan.

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Drs Muhammad Halomoan M.Pd resmi menjabat sebagai Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh usai dilantik oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Prof Ahmad Gunaryo, Selasa, (22/12/2020).

Muhammad Halomoan menggantikan Soni Sofian, SE, M.Pd yang meninggal dunia September 2020.

Pada hari pertama bertugas sebagai Kepala BDK Aceh, Halomoan langsung memimpin rapat perdana dan silaturahmi dengan ASN, NPASN, dan Widyaiswara BDK Aceh.

Dalam pertemuan perdana itu, Halomoan menyampaikan bahwa setiap pegawai yang berada di lingkungan BDK Aceh, mempunyaa fungsi dan peran yang penting.

“Tidak ada satu pegawai pun di BDK Aceh yang tidak memiliki peran dalam mewujudkan BDK Aceh yang baik dan bermartabat serta bermakna bagi ASN Kementerian Agama Provinsi Aceh,” kata Halomoan.

Baca juga: Sama-sama Terjangkit Covid-19, Dewi Perssik dan Angga Wijaya Pisah Ranjang

Baca juga: Berduan di Kamar dengan Penjual Mie Ayam, Mahasiswi Berdalih Tidur karena Kemalaman

Ia mengingatkan agar fungsi dan peran tersebut harus terus ditingkatkan terutama di tahun anggaran 2021. Karena pada tahun 2021, kegiatan diklat tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan 2020.

Untuk menyukseskan diklat yang banyak itu, mestilah kekompakan dan kerja sama harus benar-benar diutamakan.

Baca juga: Sedang Rekam Jalan, Google Maps Street View Malah Dapatkan Gambar Wanita Tanpa Busana

Mulai Januari hingga Desember 2021, BDK Aceh akan melaksanakan beberapa diklat. Di antaranya Diklat Teknis Pendidikan sebanyak 83 angkatan, Diklat Teknis Keagamaan  40 angkatan dan 71 angkatan untuk Diklat di bagian seksi administrasi.

Mantan Kepala Seksi Teknis Pendidikan dan Keagamaan BDK Medan itu menegaskan bahwa untuk lancarnya semua kegiatan diklat, kinerja di BDK Aceh harus berjalan dengan sistem, bukan bertumpu pada personal pimpinan. 

Baca juga: Mantan Wagub Aceh Muhammad Nazar Sebut Abu Sanusi Pejuang Berakhlak dan Ideologis

“Dengan adanya sistem dan manajemen yang bagus, semua kegiatan akan berjalan sesuai dengan program yang telah disusun. Walaupun pimpinan tidak berada di tempat,” kata Halomoan.

 Sementara itu Humas dan Protokol BDK Aceh, Nazarullah M.Pd menjelaskan, pada 2021 BDK Aceh akan mendiklatkan lebih dari 7.000 ASN dan guru di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Aceh.

“Itu merupakan pekerjaan besar bagi BDK Aceh. Besar harapan, semua kegiatan tersebut akan tuntas tepat waktu dan output-nya juga sempurna,” pungkas Nazarullah. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved