Breaking News:

Penanganan Covid 19

Tangani Covid-19 dan Vaksinasi, Ditjen Dukcapil Kemendagri Teken Kerjasama dengan Sembilan Lembaga

Sembilan lembaga  layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Ditjen

For Serambinews.com
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta 

SERAMBINEWS.CIM, JAKARTA - Sembilan lembaga  layanan kesehatan dan satu industri layanan penerbangan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri dalam rangka penanganan Covid-19 dan  vaksinasi.

Penandatanganan dilakukan di Ruang Sidang Utama, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/20).

"Ada 10 lembaga, 9 bergerak di bidang kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 dan vaksinasi, beserta satu industri layanan penerbangan yaitu PT. Angkasa Pura Indonesia," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Sembilan lembaga yang bergerak di bidang kesehatan dan vaksinasi tersebut adalah PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk, PT Sejahtera Inti Sentosa, PT Nirmala Kencana Mas, PT Kedoya Adraraya dan PT Bio Farma (Persero).

Kemudian PT Kimia Farma, PT Kimia Farma Diagnostika, PT Kimia Farma Apotek, PT Inti Dharma Global Indo, beserta satu industri penerbangan yaitu PT Angkasa Pura Indonesia.

Zudan menjelaskan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah dilakukan Mendagri bersama Menteri BUMN, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan, beberapa waktu lalu.

"Kerja sama ini kita lakukan dalam rangka mewujudkan integrasi data nasional menuju penyelenggaraan single identity number, kita bercita-cita bahwa seluruh lembaga pelayanan publik bisa saling terkoneksi, sehingga memudahkan di dalam seluruh pelayanan publik dan juga dengan tingkat akurasi data yang tinggi mewujudkan harapan Bapak Presiden menuju satu data Indonesia," jelasnya.

Selain integrasi data secara nasional, Zudan menambahkan, hal ini akan juga berimplikasi pada luasnya jangkauan Kemendagri dalam melakukan pembinaan terhadap seluruh lembaga pengguna di daerah.

Dari kerja sama ini berimplikasi dua hal, karena saat ini sudah lebih dari 2.840 lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil, ini akan membawa implikasi bahwa akan terjadi integrasi data nasioal, dan yang kedua akan memperluas cakupan pembinaan dan pengawasan Kemendagri, secara vertikal cakupan pembinaan dan pengawasan akan meliputi 514 kabupaten/kota beserta seluruh lembaga pengguna di daerah.

"Saat ini sudah lebih dari 800 lembaga pengguna di daerah, kemudian binwas (pembinaan dan pengawasan), yang kedua adalah untuk lembaga pengguna pusat dari Kementerian/Lembaga, dan berbagai industri seperti industri keuangan, industri kesehatan dan perguruan tinggi," terang Zudan.(*) 

Bersama-kita lawan virus corona. Serambinews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat Pesan Ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak)

Baca juga: Viral Video Anak Perempuan Dibully, Dijambak dan Tak Diberi Ampun sampai Nangis, Polisi Bertindak

Baca juga: Dirjen Dukcapil Kemendagri: Dukcapil Berbenah, Masih Ada Pungli dan Calo di Daerah

Baca juga: FPI Resmi Dilarang Pemerintah, Fahri Hamzah: Sayang Sekali, Orang Pintar Tak Membuka Ruang Diskusi 

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved