Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Malam Tahun Baru, Kalak BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Ancaman Kebakaran

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, instalasi yang menggunakan peralatan listrik, membakar petasan, serta tidak

Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP. 

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, instalasi yang menggunakan peralatan listrik, membakar petasan, serta tidak dibenarkan membakar sampah sembarangan di tempat rawan kebakaran. Kalau sudah istirahat, jangan lupa pastikan untuk mematikan kompor/sisa bara api setelah masak, harap dimatikan peralatan yang menggunakan listrik," pesan Cut Syazalisma.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Dalam rangka menyambut tahun baru, biasanya aktivitas berkumpul dan masak bersama keluarga dan kerabat cukup meningkat.

Agar aktivitas menyiapkan menu makanan ini lebih aman, warga diimbau rutin mengecek kondisi tabung gas, sisa api setelah bakar ikan, dan instalasi listrik.

Sehingga ancaman kebakaran bisa diwaspadai sedini mungkin.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, Kamis (31/12/2020).

Kalak mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran.

Bahkan, Kalak juga telah mengeluarkan instruksi kepada jajarannya untuk siaga dalam rangka antisipasi terhadap aktivitas malam tahun baru yang berpotensi bahaya kebakaran.

Baca juga: TKI asal Aceh Selatan Terbaring Lemah di Langkawi, Malaysia, Butuh Biaya untuk Pulang

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, instalasi yang menggunakan peralatan listrik, membakar petasan, serta tidak dibenarkan membakar sampah sembarangan di tempat rawan kebakaran. Kalau sudah istirahat, jangan lupa pastikan untuk mematikan kompor/sisa bara api setelah masak, harap dimatikan peralatan yang menggunakan listrik," pesan Cut Syazalisma.

Menurut Kalak, kebakaran adalah hal yang tidak dapat diduga.

Kejadiannya bisa terjadi mana saja, baik di perkantoran,deretan toko, permukiman penduduk, hingga rumah kontrakan.

"Bahaya kebakaran ini bisa terjadi oleh siapa saja dan di mana saja, untuk itu hendaknya pihak gampong bisa mengingatkan warganya untuk senantiasa waspada akan terjadinya kebakaran," terangnya.

Kalak juga mengingatkan, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, mengurangi aktivitas diluar rumah di tengah pandemi ini, karena untuk saat ini wabah virus corona masih harus tetap kita diwaspadai bersama. (*)

Baca juga: Di Tengah Lonjakan Wisatawan ke Aceh Tengah, Forkopimda Imbau Perketat Penerapan Prokes

 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved