Berita Bireuen
7 Wanita Rohingya Diamankan di Juli Kantongi Kartu Pengungsi Dikeluarkan UNHCR, Ini Identitas Mereka
Keuchik Juli Keude Dua, Maimun Syekhdo (54), mengatakan ketujuh wanita yang diamankan ke kantor keuchik dari salah satu rumah warga ini sudah memiliki
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Keuchik Juli Keude Dua, Maimun Syekhdo (54), mengatakan ketujuh wanita yang diamankan ke kantor keuchik dari salah satu rumah warga ini sudah memiliki kartu identitas dikeluarkan UNHCR.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tujuh wanita etnis Rohingya yang diamankan di salah satu rumah warga di Gampong Juli Keude Dua, Kecamatan Juli Bireuen, sudah mengantongi kartu identitas dikeluarkan UNHCR.
Mereka diamankan sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (31/12/2020).
Berdasarkan kartu pengungsian yang dikeluarkan UNHCR atau lembaga PBB yang mengurusi soal pengungsian ini, identitas ketujuh wanita etnis Rohingya ini adalah Tasmin binti Azhar MA (19), Hasina Khatan (28).
Kemudian Samira binti Aziz (20), Tasmina binti Hussein (20), Alhana binti Abdul Salam (13), Fariza binti Fazar (20), dan Farlena Bibi binti Karim Ullah (13).
Keuchik Juli Keude Dua, Maimun Syekhdo (54), mengatakan ketujuh wanita yang diamankan ke kantor keuchik dari salah satu rumah warga ini sudah memiliki kartu identitas dikeluarkan UNHCR.
"Saat diperiksa anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa serta didampingi perangkat desa dan para pemuda mereka memperlihatkan identitasnya masing masing," timpal Khalil (28) kepada Serambinews.com, Jumat (1/1/2021) dinihari
Khalil adalah Kaur Umum Gampong Juli Keude Dua.
Baca juga: Bambang Pamungkas Beruntung Bisa Bermain Sepakbola Hingga Usia 39 Tahun, 19 Tahun Bela Persija
Baca juga: Komnas Perempuan Minta Polisi Segera Tangkap Penyebar Video Syur Gisel
Baca juga: Kasus Suap Edhy Prabowo, KPK Bakal Konfirmasi Aliran Uang ke 2 Atlet Putri Bulu Tangkis
Amatan Serambinews.com, puluhan warga setempat memadati Kantor Kepala Desa ingin melihat ketujuh etnis Rohingya yang sedang di tempat itu.
Terlihat ada beberapa nasi di depan ketujuh wanita ini, sebagian makan nasi, tetapi lebih banyak yang menangis dan menutup wajahnya dengan jilbab.
Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kapolsek Juli, Ipda Syafaruddin didampingi Bripka Wira P kepada Serambinews.com mengatakan pihaknya sudah memintai keterangan seorang warga.
Ya, warga yang membawa ketujuh wanita ini ke rumah keluarganya di Desa Juli Keude Dua.
Begitu juga pemilik rumah tersebut. Keterangan mereka dibutuhkan untuk memastikan darimana mereka dan hendak dibawa kemana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wanita-etnis-rohingya-diamankan-di-juli.jpg)