Burj Khalifa Masih Gedung Tertinggi di Dunia, Belum Tertandingi di Jagat Raya
Pembangunan gedung yang dikembangkan dan dimiliki Emaar Properties ini dimulai pada 2004 dan tuntas enam tahun kemudian atau tepatnya Tahun 2010.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, masih belum tertandingi sebagai pencakar langit tertinggi di jagat raya.
Burj Khalifa yang menjulang 828 meter masih menjadi bangunan pencakar langit tertinggi di dunia .
Hingga tahun berganti, belum ada gedung pencakar langit lain yang mampu menandingi ketinggian Burj Khalifa.
Pembangunan gedung yang dikembangkan dan dimiliki Emaar Properties ini dimulai pada 2004 dan tuntas enam tahun kemudian atau tepatnya Tahun 2010.
Sejak saat itu, belum ada satu pun pengembang, kota, atau bahkan negara yang mampu mengalahkan rekor Burj Khalifa yang didesain oleh Skidmore, Owings & Merril LLP.
Arab Saudi yang berambisi menjungkalkan Burj Khalifa pun kewalahan.
Mereka mengajukan Kingdom Tower di Jeddah yang dirancang mengangkasa 1 kilometer alias 1.000 meter.
Namun, apa daya, Kingdom Tower yang sebelumnya bernama Jeddah Tower justru sarat masalah dan kontroversial.
Sebut saja, keberadaan tenaga kerja, pasokan material, hingga isu pendanaan.
Gedung ini dimulai konstruksinya pada 2013, dan mengalami penundaan hingga saat ini.
Padahal, rencana tutup atap atau topping off dijadwalkan akhir Tahun 2020.
Kenyataannya, hingga tahun berganti tidak jelas kapan penyelesaian gedung yang dikembangkan dan dimiliki oleh Jeddah Economic Company, Kingdom Real Estate Development.
Meski demikian, jika Kingdom Tower yang didesain oleh Adrian Smith + Gordon Gill Architecture rampung konstruksinya bakal mendapat gelar sebagai gedung tertinggi di dunia.
Selisih ketinggiannya dengan Burj Khalifa cukup besar yakni sekitar 172 meter.
China digdaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/burj-khalifa-di-dubai.jpg)