Breaking News:

Politik

Ketua Umum PP Taman Iskandar Muda, Surya Darma: Aceh Perlu Wagub

Karena sisa masa jabatan yang juga tidak terlalu panjang, menurut Surya Darma, sebaiknya mencari sosok yang siap dan berpengalaman baik dari pemerinta

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Ketua Umum PP TIM, Dr Ir Surya Darma MBA. 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mengamati gonjang-ganjing perlu tidaknya kursi jabatan wakil gubernur (Wagub) Aceh setelah Nova Iriansyah dilantik menjadi Gubernur Aceh pada bulan lalu, juga menjadi topik bahasan dalam diskusi Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM ) Jakarta.

Karena seringnya pertanyaan itu muncul, membuat Ketua Umum PPTIM Surya Darma akhirnya angkat bicara, Minggu (3/1/2021).

Ia menyampaikan bahwa, perlu atau tidaknya jabatan Wagub Aceh, sangat tergantung kepada Pemerintah dan Pemerintah Aceh sendiri, setelah melihat urgensi pimpinan daerah sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Di masa lalu, Aceh juga pernah mengalami hal yang sama, ketika tahun 2004, pimpinan daerah hanya dijalankan oleh seorang pimpinan yaitu wakil gubernur menjalankan tugas sebagai Plt Gubernur dan tidak dikukuhkan sebagai gubernur definitif sampai kemudian ditunjuk Pj Gubernur Mustafa Abubakar sampai pelaksanaan pilkada pertama menggunakan UUPA No.11 tahun 2006," ujar Surya Darma.

Baca juga: Militer China Makin Kuat, Ini Deretan Kekuatan Tempur baru Tahun 2021 

Baca juga: Ayo Dukung Finalis Putra-Putri Kebudayaan Nusantara asal Aceh Jadi Juara Favorit Medsos

Baca juga: Keutamaan Sholat Tahajud Mempercepat Doa Dikabulkan, Ini Bacaan Zikir Lengkap dan Niatnya

Ia menyampaikan Plt Gubernur juga dijalankan Nova Iriansyah selama satu tahun lebih sampai dikukuhkan menjadi gubernur definitif oleh Mendagri Tito Karnavian pada 5 November 2020 lalu.

Dan sekarang, lanjut Surya Darma, muncul pertanyaan, sisa masa jabatan sampai tahun 2022, apakah masih perlu dipilih dan ditetapkan Wagub di Aceh.

Menilik berbagai perkembangan di Aceh selama beberap tahun belakangan ini dan juga merujuk pada target pimpinan daerah yang dijanjikan oleh pasangan terpilih Irwandi-Nova dalam pilkada 2017 lalu, rasanya masih banyak hal yang perlu mendapat perhatian dari pimpinan daerah sesuai dengan janji yang sudah menjadi komitmen mereka.

"Kelihatannya pimpinan daerah memang perlu dilengkapi dengan gubernur dan wakil gubernur agar dapat fokus dan membagi peran dalam menjalankan fungsi pimpinan daerah sehingga berbagai ketimpangan yang selama ini menjadi diskursus publik dapat diselesaikan," ujar Surya Darma.

Diutarakan, peran wakil gubernur juga menjadi isu sentral yang perlu diselesaikan oleh pimpinan daerah dan Kementerian Dalam Negeri.

Tentu saja harapannya adalah wakil gubernur dapat menjalankan peran khusus dalam melaksanakan roda kepemimpinan daerah dengan fokus pada isu pendidikan dan percepatan pembangunan ekonomi kawasan yang tertinggal yaitu wilayah tengah dan barat selatan.

"Terkait sosok Wagub jika akan diisi kembali tentu saja harus mengikuti mekanisme sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami sebagai warga Aceh di prantauan tentu berharap, soliditas pemerintah dan pimpinan DPRA harus dijalankan dan harus bisa mengalahkan ego kepentingan partai dan kelompok. Jika sulit mencari titik temu, tentu saja bisa dicari jalan kompromi untuk kepentingan yang lebih luas, rakyat Aceh," ujar Surya Darma.

Karena sisa masa jabatan yang juga tidak terlalu panjang, menurut Surya Darma, sebaiknya mencari sosok yang siap dan berpengalaman baik dari pemerintahan, mantan pemerintahan atau politisi yang pernah mengenyam dan menjalankan pemerintahan.

Sehingga diharapkan tidak perlu waktu lama beradaptasi untuk dapat menjalankan pemerintahn dalam waktu yang cepat.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved