Internasional
Pasukan Iran Serbu Kapal Tanker Korea Selatan, Sebelum Digiring ke Pelabuhan
Pasukan Pengawal Revolusi Iran Bersenjata menyerbu kapal tanker Korea Selatan. Kemudian, memaksa kapal untuk mengubah arah dan melakukan perjalanan
SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Pasukan Pengawal Revolusi Iran Bersenjata menyerbu kapal tanker Korea Selatan.
Kemudian, memaksa kapal untuk mengubah arah dan melakukan perjalanan ke Iran.
Pemilik kapal, Selasa (5/1/2021) mengatakan penyitaan maritim terbaru oleh Teheran di tengah ketegangan yang meningkat dengan Barat atas program nuklirnya.
Serangan militer pada Senin (4/1/2021) di MT Hankuk Chemi bertentangan dengan penjelasan Iran.
Baca juga: Iran Sita Kapal Tanker Korea Selatan, Sebagian Awak Kapal Dari Indonesia
Mereka menghentikan kapal tersebut karena mencemari perairan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Sebaliknya, tampaknya Republik Islam berusaha meningkatkan pengaruhnya atas Seoul.
Menjelang negosiasi aset Iran senilai miliaran dolar yang dibekukan di bank-bank Korea Selatan di tengah kampanye tekanan AS yang menargetkan Iran.
Seorang juru bicara pemerintah Iran, ketika ditanya pada Selasa (5/1/2021) tentang penyitaan, menawarkan pengakuan Teheran yang blak-blakan tentang hubungan aset yang dibekukan.
"Jika ada yang akan disebut sebagai penyandera, itu adalah pemerintah Korea Selatan yang telah menyandera kami lebih dari 7 miliar dolar AS dengan dalih yang sia-sia," kata juru bicara Ali Rabiei.
Baca juga: AS Pertahankan Kapal Induk di Teluk Persia, Antisipasi Serangan Iran
Seorang pejabat di DM Shipping Co. Ltd. dari Busan, Korea Selatan, memberikan rincian penyitaan Hankuk Chemi.
Kapal tersebut sedang melakukan perjalanan dari Jubail, Arab Saudi, ke Fujairah di Uni Emirat Arab ketika pasukan Iran mecegah kapal dan menaikinya.(*)
Baca juga: VIRAL - Pengemudi Mobil Berkecepatan Tinggi Dikejutkan Kehadiran Bocah Bersepeda ke Tengah Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iran-sita-kapal-tanker-korea-selatan.jpg)