Video
VIDEO - Donald Trump Sebut Lagi Pilpres AS CURANG Jelang Pemilihan Senat
Presiden AS Donald Trump mengulangi klaimnya bahwa pemilihan presiden 3 November 2020 dicurangi.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, GEORGIA - Presiden AS Donald Trump mengulangi klaimnya bahwa pemilihan presiden 3 November 2020 dicurangi.
Dia berpidato pada rapat umum di Georgia sehari sebelum pemilihan Senat negara bagian selatan.
"Tidak mungkin kami kehilangan Georgia. Tidak mungkin. Itu adalah pemilihan yang curang," kata Trump di depan pendukungnya. "Saya memiliki dua pemilihan. Saya memenangkan keduanya."
Terlepas dari kemenangan Presiden terpilih Joe Biden dalam pilpres, Trump sejauh ini menolak mengakui kekalahan dan telah menghabiskan dua bulan terakhir untuk menentang hasil tersebut.
"Jika Demokrat Liberal mengambil Senat dan Gedung Putih - dan mereka tidak mengambil Gedung Putih ini. Kita akan berjuang sekuat tenaga," ungkap Trump.
Pemilihan Senat akan menentukan nasib majelis tinggi di Kongres.
Pemilihan senat yang pertama antara Senator Republik David Perdue akan bersaing dengan Jon Ossoff dari Partai Demokrat dan yang kedua adalah antara Senator Republik Kelly Loeffler dan Pendeta Demokrat Raphael Warnock.
Jika Demokrat menang, mereka akan mendapatkan dua kursi di Senat, yang bisa menjadi kemenangan bagi Biden dan Demokrat akan meloloskan undang-undang dalam masa jabatan baru.
Menjelang pemilu, Trump menekan Menlu Georgia, Brad Raffensperger via telepon untuk "mendapatkan" cukup suara yang bisa membalikkan hasil di negara bagian itu, dan hal ini memicu kemarahan di kalangan Demokrat.
"Tidak mungkin saya kehilangan Georgia. Kami memenangkan ratusan ribu suara," kata Trump via telepon hari Sabtu dan meminta Raffensperger untuk mendapatkan 11.780 suara untuk mengalahkan lawannya dari partai Demokrat, Joe Biden.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Baca juga: Trump Memohon ke Georgia Untuk Membatalkan Kemenangan Joe Biden
Baca juga: 10 Mantan Pemimpin Pentagon Beri Peringatan Keras ke Donald Trump