Breaking News:

Internasional

Seluruh Gubernur AS Berebut Mempercepat Vaksin Covid-19 Bagi Warganya

Para gubernur di seluruh negara bagian AS berebut mempercepat vaksin Covid-19 bagi warganya. Seperti yang diperlihatkan Gubernur New York

AP
Gubernur California, Gavin Newsom memegang botol vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech di Kaiser Permanente Los Angeles Medical Center pada 14 Desember 2020. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Para gubernur di seluruh negara bagian AS berebut mempercepat vaksin Covid-19 bagi warganya.

Seperti yang diperlihatkan Gubernur New York dengan mengancam rumah sakit yang tidak menggunakan jatah vaksin Covid-19 dengan cepat.

Rekannya di South Carolina juga mengatakan pekerja perawatan kesehatan memiliki waktu hingga 15 Januari untuk mendapatkan suntikan atau pindah ke barisan belakang.

Gubernur California juga ingin menggunakan dokter gigi untuk memvaksinasi orang, seperti dilansir AP, Rabu (6/1/2021).

Dengan meningkatnya rasa frustrasi karena lambatnya peluncuran vaksin, para pemimpin negara bagian dan politisi di seluruh AS meningkatkan tekanan.

Bahkan, berimprovisasi dan berusaha membengkokkan aturan agar lebih cepat menembak senjata.

Baca juga: Warga India Terkejut, Vaksin Covid-19 Lokal Tiba-tiba Disetujui Pemerintah

“Cepat pindahkan, kami serius,” kata Gubernur New York Andrew Cuomo memperingatkan rumah sakit.

“Kalau tidak mau didenda, jangan ikut program, karena ini bukan program wajib,” tegasnya.

Hingga Selasa (5/1/2021) pagi, 4,8 juta orang di AS mendapatkan suntikan pertama dari 17 juta dosis yang didistribusikan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Meskipun hal itu diyakini dibawah target, karena kelambanan dalam pelaporan, itu jauh tertinggal dari yang diinginkan oleh pejabat kesehatan.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved