Breaking News:

Internasional

Kantor HAM PBB Minta Donald Trump Tidak Keluarkan Pernyataan Berbahaya

antor HAM PBB, Jumat (8/1/2021) meminta Presiden AS Donald Trump tidak mengeluarkan pernyataan berbahaya.

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM, JENEWA - Kantor HAM PBB, Jumat (8/1/2021) meminta Presiden AS Donald Trump tidak mengeluarkan pernyataan berbahaya.

Dia dan para pemimpin politik lainnya telah menuduh kecurangan pemilu dan penyerbuan Capitol di Washington minggu ini.

"Kami sangat terganggu oleh hasutan kekerasan dan kebencian para pemimpin politik," kata Juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani, seperti dilansir Reuters.

"Kami menyerukan kepada Presiden Amerika Serikat dan para pemimpin politik lainnya untuk menyangkal," tambahnya.

"Secara terbuka menyangkal, narasi palsu dan berbahaya yang sedang disebarkan ...," ujarnya.

Baca juga: Washington Gelisah, Terbangun dari Mimpi Buruk, Ulah Trump Ciptakan Ketakutan

Dia menanggapi pertanyaan tentang tanggung jawab pribadi Trump untuk acara di Capitol.

"Bahasa yang menghasut seperti ini bisa sangat berbahaya," katanya dalam pengarahan online.

Komentarnya menyusul seruan bos hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet pada Kamis (7/1/2021) malam.

Baca juga: Boris Johnson Malu dengan Sikap Donald Trump, Serukan Pemberontakan di Capitol AS

Dimana akan ada penyelidikan menyeluruh atas peristiwa di Washington yang menewaskan lima orang.

Shamdasani juga menyatakan keprihatinannya terhadap tampilan simbol supremasi kulit putih di luar Capitol.

Seperti bendera Konfederasi, simbol anti-Semit dan tali gantungan.(*)

Baca juga: Joe Biden Menyalahkan Trump Atas Kekerasan di Capitol yang Mengguncang AS, Pelaku Teroris Domestik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved