Senin, 18 Mei 2026

Sheikh Mansour Pemilik Man City Beli Trofi Piala FA Bersejarah Seharga Rp14,5 Miliar, Ini Alasannya

Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour, menjadi pemilik baru trofi Piala FA tertua di dunia setelah membelinya pada sebuah lelang beberapa waktu lalu

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
MAN CITY
Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour, membeli trofi Piala FA bersejarah. (MAN CITY) 

SERAMBINEWS.COM - Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour, menjadi pemilik baru trofi Piala FA tertua di dunia setelah membelinya pada sebuah lelang beberapa waktu lalu.

Piala tersebut adalah Football Association Challenge Cup yang merupakan versi pendahulu Piala FA.

Trofi tersebut diperebutkan oleh tim-tim di Inggris sejak 1896 sampai 1910 setelah trofi pertama dicuri dari sebuah toko di Birmingham seusai Aston Villa menjadi juara kompetisi tersebut.

Signifikansi trofi yang dibeli Sheikh Mansour senilai 760.000 pound atau sekitar 14,5 miliar rupiah tersebut tak lepas dari sejarahnya tidak hanya bagi Manchester City tetapi juga kota Manchester.

 Trofi FA Challenge Cup tersebut adalah piala pertama yang dimenangkan oleh Manchester City lebih dari 100 tahun silam setelah mereka mengalahkan Bolton Wanderers 1-0 di final tahun 1904.

Hasil itu menjadikan Manchester City sebagai klub pertama dari kota Manchester yang memenangkan gelar di sepak bola.

Kemenangan Manchester City yang hadir berkat gol tunggal Billy Meredith pada laga di Crystal Palace tahun 1904 itu diyakini para sejarawan sebagai hasil yang membakar kecintaan kota Manchester terhadap sepak bola.

Sebelum itu, Manchester Evening News (MEN) menuturkan bahwa Manchester adalah "kota pencinta rugby".

Parade kemenangan Manchester City di kota Manchester bahkan diklaim mendatangkan lima kali lebih banyak penduduk kota Manchester ketimbang saat putra mahkota Inggris datang ke kota itu beberapa pekan sebelumnya.

Mengingat sejarahnya, trofi tersebut terdaftar sebagai sebuah benda "dengan Signifikansi Sejarah Internasional" oleh The Arts Council.

Trofi tersebut dipajang di National Football Museum sejak 2005.

Oleh karena itu, ada kekhawatiran trofi dengan makna sejarah signifikan ini bakal dibeli seorang kolektor di luar Inggris dan piala tersebut dipajang di negara lain.

Akan tetapi, MEN menuturkan kalau pemilik City, Sheikh Mansour, langsung turun tangan agar trofi tersebut tak meninggalkan kota Manchester.

"Memenangi trofi satu ini pada 1904 menjadi titik balik klub dan bagi kota Manchester dengan sepak bola menjadi di hati komunitas," tutur Chairman Man City Khaldoon Al Mubarak di situs resmi klub.

"Pandangan Sheikh Mansour adalah trofi dengan signifikansi kultural sebesar ini harus dibagi dengan semua orang di Manchester, sepak bola Inggris, dan semua yang mencintai sepak bola Inggris."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved