Berita Aceh Besar
Hama Burung dan Babi Serang Tanaman Padi Petani Lhoknga
Hama burung pipit (Tulo) dan hama babi menyerang tanaman padi petani di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Hama burung pipit (tuloe) dan hama babi menyerang tanaman padi petani di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Ganasnya hama tersebut menyebabkan petani terancam gagal panen.
Dedi, salah seorang petani di Lamlhom, Kecamatan Lhoknga, kepada Serambinews.com, Sabtu (9/1/2021) mengatakan, sejak berumur dua bulan padi mulai berbuah satu persatu, hawa burung pipit mulai mengasak tanaman padi mereka. Mereka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 19.00 WIB terpaksa menjaga hama burung yang setiap harinya. Sedangkan, hama babi bereaksi pada malam hari hingga menjelang pagi.
"Sangat capek kami dibuat hama burung harus setiap hari menjaga padi sejak berbuat hingga panen," ujar Dedi.
Selama ini, diakui Dedi yang memiliki luas sawah 7.000 meter persegi itu, mereka menjaga tanaman padi di pondok (gubuk) dan juga membuat suara dari kaleng agar bising dan juga ada petani lain yang memasang jaring.
Namun, hasilnya tak maksimal. Karena, burung pipit beramai-ramai hinggap di jaringan sehingga lama kelamaan jaring kedodoran dan mereka juga menghisap pati dari buah padi yang masih cair.
Menurut dia, saat ini petani di Kecamatan Lhoknga menanam padi mengharapkan tadah hujan. Karena, salurkan pembuang yang ada tidak memiliki waduk untuk menampung air kebutuhan pengairan sawah.(*)
Baca juga: Pesawat Sriwijaya Jatuh, Ditemukan Serpihan Diduga Daging Penumpang: Ledakannya Seperti Suara Petir
Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Jatuh di Tengah Hujan Deras Disusul Ledakan Mirip Geledek
Baca juga: Kabel hingga Potongan Celana Ditemukan di Laut Kepulauan Seribu, Diduga dari Pesawat Sriwijaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/burung-pipit_20160203_182956.jpg)